Tutup
EkonomiNews

Pertanian Sumbar Digenjot, Petani Makin Sejahtera

212
×

Pertanian Sumbar Digenjot, Petani Makin Sejahtera

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi:-sektor-pertanian-tulang-punggung-ekonomi-sumbar
Gubernur Mahyeldi: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), mahyeldi Ansharullah, menegaskan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ia meminta jajarannya bekerja lebih serius agar pembangunan pertanian berdampak signifikan pada kesejahteraan petani.

Penegasan ini disampaikan saat Refleksi Sektor Pertanian Sumbar di Kantor Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhor), Selasa (30/12/2025).

Mahyeldi mengapresiasi capaian program pertanian 2025, termasuk penyelarasan aspirasi DPRD dengan kebutuhan petani.

“Sektor pertanian ini sangat krusial,” tegas Mahyeldi.”Keseriusan kita membangun daerah ditandai dengan kebijakan dan anggaran yang memadai.”

Ia menyebutkan, 57 persen masyarakat Sumbar bergantung pada sektor pertanian, kehutanan, perikanan, kelautan, dan peternakan. sektor ini berkontribusi 22-23 persen terhadap perekonomian daerah.

Selain anggaran, Mahyeldi menyoroti optimalisasi aset pertanian pemerintah daerah. Banyak aset seperti balai benih dan lahan pertanian belum dimanfaatkan maksimal.

“Aset yang tidak produktif harus dihidupkan kembali,” ujarnya.”UPT harus turun langsung agar aset pertanian memberi manfaat bagi masyarakat.”

Kepala Disbuntanhor Sumbar,Afniwirman,menyatakan refleksi ini dihadiri pimpinan dinas dan Kepala UPTD untuk menyamakan langkah dan menindaklanjuti arahan Gubernur.

“Program pertanian, termasuk bantuan dari aspirasi DPRD, terus kami kawal agar tepat sasaran dan memberi dampak ekonomi bagi petani,” jelasnya.

Afniwirman juga memaparkan fokus pengembangan komoditas unggulan seperti kopi, kelapa sawit, kelapa dalam, dan kakao. Luas kebun kopi mencapai 30 ribu hektare, namun masih menghadapi tantangan produktivitas dan kualitas.

“Dengan penanganan yang baik, nilai jual kopi bisa meningkat signifikan,” ujarnya. “Ini yang terus kami dorong melalui pelatihan dan dukungan sarana pascapanen.”

Afniwirman menegaskan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti arahan Gubernur, termasuk optimalisasi aset dan penguatan program di tengah keterbatasan anggaran dan perubahan iklim.