Tutup
Agrobisnis

Petani Jawa Timur Berjuang Melawan Virus Melon

378
×

Petani Jawa Timur Berjuang Melawan Virus Melon

Sebarkan artikel ini
melon-sehat-dan-segar,-tapi-ada-‘musuh-tak-terlihat’-yang-mengancam
Melon Sehat dan Segar, tapi Ada ‘Musuh Tak Terlihat’ yang Mengancam

Jakarta – Gelombang tantangan menghantam petani melon di Jawa Timur, di mana cuaca ekstrem dan serangan virus tanaman mengancam keberlangsungan panen buah yang kaya nutrisi.

Melon, yang dikenal dengan kandungan Vitamin C, Vitamin A, kalium, antioksidan, dan seratnya, kini menghadapi kendala serius dalam proses pertumbuhan.

Di wilayah Nganjuk, Madiun, dan Kediri, tanaman melon mengalami gangguan signifikan pada fase pembentukan dan pembesaran buah.

Penyebaran cepat infeksi virus tanaman, terutama saat kelembapan tinggi, menjadi penyebab utama pertumbuhan yang tidak seragam dan perkembangan buah yang kurang optimal.

Kondisi ini mengakibatkan hasil panen melon dengan ukuran lebih kecil dari standar, permukaan kasar, warna kurang cerah, bahkan beberapa mengalami keretakan atau bentuk tidak sempurna, sehingga tidak memenuhi standar kualitas pasar.

Cuaca ekstrem dengan suhu tidak stabil dan curah hujan tinggi memperparah kerentanan tanaman terhadap infeksi virus dan penurunan performa.

Arif Nur Azis dan Edi, dua petani melon dari Desa Purwotengah, Kediri, menyampaikan keluh kesah mereka terkait situasi ini.

“Kami menghadapi banyak hambatan dalam menjaga kualitas melon akibat virus tanaman. Kami butuh pengendalian penyakit tanaman serta peningkatan akses terhadap varietas benih yang tahan virus,” ujar mereka pada Jumat (27/6/2025).

Menanggapi permasalahan ini, Mujet, owner Saclar Buah Group di Kediri, mengharapkan respons pemerintah dalam bentuk peningkatan edukasi bagi petani serta penguatan sistem monitoring kesehatan tanaman.

“Situasi ini menjadi penting bahwa sektor pertanian hortikultura, khususnya buah melon, membutuhkan sistem pertahanan yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika iklim serta potensi serangan virus tanaman,” jelas Mujet.

Idealnya, melon tumbuh subur di daerah beriklim hangat dengan paparan sinar matahari yang cukup, tanah gembur, kaya bahan organik, dan drainase yang baik.

Petani seringkali menggunakan metode penyangga atau trellis untuk menopang batang dan buah melon, terutama varietas dengan buah yang besar, dengan tujuan menjaga kebersihan buah, mencegah penyakit, dan mengoptimalkan sirkulasi udara.