Tutup
AgrobisnisNewsRegulasi

Sumbar Ternyata Penghasil Gambir Terbesar di Dunia

621
×

Sumbar Ternyata Penghasil Gambir Terbesar di Dunia

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Rahmat Saleh membahas pentingnya hilirisasi gambir di Sumatera Barat dalam rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian
Anggota DPR RI Rahmat Saleh membahas pentingnya hilirisasi gambir di Sumatera Barat dalam rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian

Padang – Menteri Pertanian dorong hilirisasi gambir di Sumatera Barat untuk meningkatkan nilai jual komoditas ekspor unggulan daerah tersebut.

Provinsi ini dikenal sebagai penyumbang 80 persen ekspor gambir dunia.

Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyambut baik rencana pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumatera Barat usai Rapat Koordinasi Kepala Daerah dan Forkopimda Sumbar bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Selasa (16/9/2025).

Hilirisasi ini diharapkan dapat menggenjot nilai jual gambir yang saat ini sebagian besar masih diekspor dalam bentuk mentah.

“Pabrik pengolahan akan memberi nilai tambah dan harga jual yang lebih baik bagi petani,” kata Rahmat.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci sukses hilirisasi.

Rahmat juga menekankan pentingnya pemerintah daerah proaktif berkomunikasi dengan kementerian terkait .

Selain itu, persiapan sumber daya manusia juga tak kalah penting. Generasi muda perlu dilibatkan dalam pengembangan produk turunan gambir untuk mendukung industri pengolahan ini.

Rahmat optimis hilirisasi gambir akan meningkatkan posisi Sumatera Barat di pasar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…