Tutup
Teknologi

Samsung Pacu Adopsi AI, Gandakan Perangkat Berbasis Gemini

167
×

Samsung Pacu Adopsi AI, Gandakan Perangkat Berbasis Gemini

Sebarkan artikel ini
samsung-gaspol-ai
Samsung Gaspol AI

Jakarta – Samsung Electronics berencana menggandakan jumlah perangkat seluler yang dilengkapi fitur “Galaxy AI” berbasis Gemini dari Google pada tahun ini. Target ambisius ini diungkapkan perusahaan teknologi asal Korea selatan tersebut.

Samsung menargetkan 800 juta unit perangkat seluler dengan fitur AI pada tahun 2026. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan fitur serupa ke sekitar 400 juta produk, termasuk smartphone dan tablet.

“Kami akan menerapkan AI ke semua produk,semua fungsi,dan semua layanan secepat mungkin,” tegas Petinggi Samsung Electronics,TM Roh,seperti dikutip dari Reuters,Selasa (6/1/2026).

Langkah Samsung ini diperkirakan akan menjadi angin segar bagi google, pengembang platform seluler Android terbesar di dunia.

Saat ini, Google tengah bersaing ketat dengan OpenAI dan perusahaan lainnya untuk menarik lebih banyak pengguna ke model AI mereka.

samsung sendiri memiliki ambisi besar untuk merebut kembali posisi puncak di pasar ponsel pintar dari Apple.

Selain itu,Samsung juga berupaya menangkis persaingan ketat dari para pesaing asal China di berbagai lini produk,termasuk televisi dan peralatan rumah tangga.

Untuk memperluas keunggulannya atas Apple, Samsung juga akan menawarkan layanan AI terintegrasi di seluruh produk konsumen.

Google Alphabet telah meluncurkan versi terbaru Gemini pada November lalu. Versi ini menyoroti keunggulan Gemini 3 pada beberapa ukuran kinerja model AI yang populer di industri.

Menanggapi peluncuran Gemini 3, CEO OpenAI, Sam Altman, dilaporkan mengeluarkan “kode merah” internal.

OpenAI bahkan menghentikan sementara proyek-proyek non-inti dan mengarahkan tim untuk mempercepat pengembangan.

Pembuat ChatGPT itu kemudian meluncurkan model AI GPT-5.2 beberapa minggu kemudian. TM Roh memperkirakan adopsi AI akan semakin cepat.

Survei Samsung menunjukkan kesadaran merek Galaxy AI melonjak ke level 80 persen dari sekitar 30 persen hanya dalam satu tahun.

“Meskipun teknologi AI mungkin tampak agak meragukan saat ini, dalam enam bulan hingga satu tahun, teknologi ini akan menjadi lebih luas,” katanya.

Meskipun pencarian adalah fitur AI yang paling banyak digunakan di ponsel, konsumen juga sering menggunakan berbagai alat pengeditan dan produktivitas AI generatif untuk gambar dan lainnya, serta fitur terjemahan dan ringkasan.