Tutup
Perbankan

Sepanjang 2024, PLN Dorong Pertumbuhan Konsumsi Listrik hingga 17,78 TWh

239
×

Sepanjang 2024, PLN Dorong Pertumbuhan Konsumsi Listrik hingga 17,78 TWh

Sebarkan artikel ini
sepanjang-2024,-pln-dorong-pertumbuhan-konsumsi-listrik-hingga-17,78-twh
Sepanjang 2024, PLN Dorong Pertumbuhan Konsumsi Listrik hingga 17,78 TWh

Jakarta – PT PLN (Persero) mencatatkan pertumbuhan konsumsi listrik yang signifikan sepanjang tahun 2024, didorong oleh strategi pemasaran yang agresif. Perusahaan energi milik negara ini melaporkan peningkatan konsumsi sebesar 17,78 terawatt hour (TWh), setara dengan pertumbuhan 6,17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut keterangan resmi perusahaan, strategi intensifikasi dan ekstensifikasi yang dijalankan PLN memberikan kontribusi sebesar 8,40 TWh terhadap pertumbuhan konsumsi listrik tersebut. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap PLN. “pencapaian ini menunjukkan komitmen kami dalam memastikan listrik menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat,” ujarnya.

Strategi intensifikasi PLN berfokus pada optimalisasi konsumsi listrik pelanggan yang sudah ada. Upaya ini mencakup program-program seperti diskon tambah daya, pembangunan electrifying lifestyle, dan akuisisi captive power bagi pelanggan industri dan bisnis. Strategi ini menyumbang 5,80 TWh terhadap pertumbuhan penjualan sepanjang tahun 2024.

Selain itu,PLN juga menjalankan strategi ekstensifikasi yang bertujuan menciptakan permintaan baru melalui sektor pertanian dan peternakan (electrifying agriculture),kelautan (electrifying marine),percepatan dedieselisasi,dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.”PLN terus menjangkau ceruk pasar baru dan mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke listrik PLN,” kata Darmawan. Strategi ekstensifikasi ini memberikan kontribusi sebesar 2,60 TWh terhadap pertumbuhan penjualan.Darmawan menambahkan bahwa keberhasilan ini juga didorong oleh transformasi besar yang dilakukan PLN sejak 2020. melalui inisiatif Transformasi 2.0 berbasis Moonshot Thinking, PLN terus berkembang menjadi perusahaan yang adaptif, inovatif, responsif terhadap kebutuhan pasar, dan berorientasi penuh pada pelanggan. “langkah transformasi yang kami lakukan bukan sekadar memperbaiki sistem kerja, tetapi juga mengubah cara pandang PLN sebagai penyedia energi masa depan,” jelasnya.

Selain realisasi penjualan yang mencapai 306,22 TWh, PLN juga mencatatkan penambahan jumlah pelanggan sebesar 3,72 juta atau naik sebesar 5,88% dibandingkan tahun 2023. Daya tersambung turut tumbuh 9,03% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, yaitu sebesar 10.517,83 MegaVolt Ampere (MVA). Darmawan menyimpulkan, “PLN kini tidak hanya berperan sebagai penyedia pasokan listrik, tapi telah bertransformasi menjadi enabler pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.”