Tutup
PendidikanTeknologi

UGM Terjunkan Teknologi, Pulihkan Sumatera Pasca Bencana

144
×

UGM Terjunkan Teknologi, Pulihkan Sumatera Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini
ugm-andalkan-teknologi-untuk-percepat-penanganan-bencana-di-sumatera
UGM Andalkan Teknologi untuk Percepat Penanganan Bencana di Sumatera

Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) bergerak cepat membantu penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera. UGM mengerahkan teknologi untuk mempercepat respons dan pemulihan pasca-bencana.

Banjir dan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah Sumatera berdampak luas bagi masyarakat. Penanganan darurat membutuhkan respons yang cepat dan efektif.

UGM mengonsolidasikan sumber daya akademik, medis, sosial, dan teknis dalam satu skema kerja terpadu. Pendekatan ini dijalankan melalui kerja lintas fakultas, unit kerja, dan kolaborasi dengan mitra kemanusiaan.

UGM memposisikan diri sebagai simpul penggerak respons bencana berbasis pengetahuan dan teknologi.

Sebagai fondasi, UGM membentuk tim penanggulangan bencana hidrometeorologi Sumatera yang terbagi dalam tujuh kelompok kerja lintas disiplin.

Kelompok ini mencakup pemetaan spasial, kesehatan, psikososial, pendidikan, hunian, hingga koordinasi kelembagaan.

Rektor UGM, Ova Emilia, menegaskan bahwa kerja terstruktur menjadi kunci efektivitas penanganan.

“Pembentukan tujuh kelompok kerja ini bertujuan memastikan respons berjalan terkoordinasi, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan lapangan,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).

Salah satu peran teknologi yang menonjol adalah pemetaan cepat dan analisis spasial kebencanaan. Tim UGM menghasilkan peta wilayah terdampak, akses jalan, fasilitas kesehatan, hingga kebutuhan masyarakat.

“Tim ini telah bekerja sejak satu pekan pascabencana dan menyelesaikan seluruh target rapid mapping secara penuh,” kata dia. Seluruh peta tersebut menjadi rujukan utama dalam perencanaan respons dan pemulihan.Basis data spasial kemudian dikonsolidasikan melalui geoportal dan dikelola secara terkontrol. Data tersebut juga disampaikan kepada BRIN dan terhubung dengan BNPB untuk mendukung penyaluran bantuan berbasis data.

Teknologi spasial juga digunakan untuk menentukan zona aman pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. Pendekatan ini mencegah pembangunan dilakukan di wilayah dengan risiko bencana berulang.

Di sektor kesehatan, teknologi layanan medis bergerak diaktifkan melalui jejaring Academic Health System UGM. Tim lintas disiplin memberikan layanan klinis hingga penguatan sistem kesehatan pascabencana.

UGM turut memasang sistem penjernih air bertenaga surya untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Teknologi ini mampu menyuplai ribuan liter air per hari bagi pengungsian dan fasilitas kesehatan.