Tutup
EkonomiNews

UNP Rancang Strategi, Bangun Kembali Sumatera Barat Pascabencana

181
×

UNP Rancang Strategi, Bangun Kembali Sumatera Barat Pascabencana

Sebarkan artikel ini
unp-gelar-rakor-dosen-untuk-siapkan-kontribusi-dalam-rehabilitasi-pascabencana-sumatera
UNP Gelar Rakor Dosen untuk Siapkan Kontribusi dalam Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) ambil bagian dalam upaya pemulihan Sumatera Barat pascabencana.

UNP menggelar pertemuan internal bersama para dosen, Kamis (8/1/2025), untuk membahas strategi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Langkah ini merupakan bagian dari Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera.

Konsorsium ini melibatkan 11 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Inisiatif ini selaras dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat kolaborasi nasional.

institut Teknologi Bandung (ITB) mengoordinasi konsorsium ini.

Universitas lain yang terlibat termasuk Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Andalas, dan Universitas Syiah Kuala.

Konsorsium ini dibentuk sebagai respons terhadap bencana hidrometeorologi akibat Tropical Cyclone Senyar pada akhir November 2025.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera barat.

Kerusakan meliputi banjir bandang, aliran sedimen pekat, kerusakan infrastruktur vital, serta rusaknya permukiman dan lahan pertanian.

Rektor UNP, Krismadinata, menekankan pentingnya kontribusi akademisi dalam memberikan pemikiran strategis dan inovatif.

Pertemuan ini bertujuan merumuskan strategi pemulihan komprehensif yang mencakup aspek lingkungan, prasarana umum, ekonomi, dan sosial-psikologis masyarakat terdampak.

“Kami mengajak bapak/Ibu untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya yang tergabung dalam konsorsium,” jelas Rektor.

UNP diharapkan terlibat aktif dalam berbagai Kelompok Kerja Teknis (Pokja),seperti: tata Ruang,Hunian,dan permukiman; Pendidikan dan Literasi Kebencanaan; Ekonomi,Sosial dan Budaya; serta Kesehatan,Psikososial,dan Pendidikan.

Konsorsium ini beroperasi dengan prinsip “build Back Better” (Membangun Kembali dengan Lebih Baik).

Prinsip ini menekankan pada pembangunan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.