Tutup
Travel

82 Ribu Penumpang Padati Bandara Ngurah Rai Saat Libur Nataru

174
×

82 Ribu Penumpang Padati Bandara Ngurah Rai Saat Libur Nataru

Sebarkan artikel ini

Denpasar – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan kelancaran operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Lonjakan penumpang terlayani di bandara kebanggaan Pulau Dewata itu mencapai 82.445 orang, meningkat dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang mencatatkan 81.500 penumpang.

Dirjen Hubud Kemenhub, Lukman F. Laisa, memastikan kapasitas penerbangan tetap terjaga meski permintaan perjalanan udara melonjak.

“Kami memastikan layanan angkutan udara selama periode Nataru, termasuk dari dan ke Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/12/2025).

Peningkatan permintaan mendorong maskapai mengajukan penambahan penerbangan. Kemenhub mencatat penerbitan 285 izin terbang (flight approval) untuk penerbangan tambahan dari dan ke Bali pada periode 18-29 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 267 penerbangan telah terealisasi.

Tingkat keterisian penumpang (load factor) pada rute-rute domestik utama juga menunjukkan angka yang menggembirakan.

Rute Jakarta-Denpasar mencatat rata-rata load factor sebesar 94 persen. Rinciannya, keterisian kelas bisnis mencapai 83 persen, sementara kelas ekonomi 94 persen. Pada rute ini, maskapai telah merealisasikan 71 penerbangan tambahan.

Lukman menjelaskan, tingginya load factor menunjukkan pemanfaatan kapasitas kursi secara optimal. Minat masyarakat untuk bepergian melalui jalur udara selama libur akhir tahun tetap tinggi.

“Frekuensi penerbangan menuju Bali juga terjaga pada kisaran 32 hingga 45 penerbangan per hari,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, kinerja operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai selama periode 18-28 Desember 2025 mencatatkan pergerakan pesawat harian sebanyak 467 penerbangan, tumbuh 10,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, tercatat 4.787 penerbangan atau meningkat 2,93 persen.

Pergerakan penumpang kumulatif pada periode tersebut mencapai 768.949 orang, dengan realisasi penerbangan tambahan sebanyak 267 penerbangan. Sementara itu, on time performance (OTP) kumulatif berada di angka 67,48 persen dengan load factor sebesar 74,05 persen.