Singapura – Kabar baik bagi para pencari kerja! Singapura kembali menjadi magnet investasi global. Investasi yang masuk sepanjang tahun 2025 diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan kerja baru dengan gaji yang menggiurkan.
Total, ada sekitar 15.700 peluang kerja yang akan dibuka dalam lima tahun ke depan.
Yang menarik, sekitar dua pertiga dari posisi tersebut menawarkan gaji bulanan di atas 5.000 dolar Singapura, atau setara dengan Rp66 juta.
Ketua lembaga pengembangan ekonomi Singapura, Png Cheong Boon, menjelaskan bahwa pekerjaan ini dirancang untuk berbagai tingkatan karier.
“Pekerjaan ini akan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi para pekerja kami, terutama mereka yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan berkinerja baik,” ujarnya, seperti dikutip dari The Straits Times, Rabu (11/2/2026).
Png menambahkan, pekerjaan ini juga memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil peran baru.
Dari total pekerjaan yang akan tercipta, sekitar 40 persen berada di sektor jasa, 37 persen di manufaktur, dan 23 persen di bidang riset, pengembangan (R&D), serta inovasi.
Sebagian besar posisi ini ditujukan bagi profesional, manajer, eksekutif, dan teknisi, baik untuk lulusan baru maupun pekerja yang ingin beralih karier.
nilai investasi aset tetap yang masuk pada 2025 mencapai 14,2 miliar dolar Singapura, meningkat 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, proyeksi jumlah pekerjaan ini menjadi yang terendah dalam satu dekade, turun sekitar 16 persen dari 2024.
Managing Director lembaga tersebut, Jermaine Loy, menjelaskan bahwa ada perubahan struktural yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja.
“Ada beberapa pergeseran struktural yang terjadi, seiring meningkatnya otomatisasi dan digitalisasi di berbagai industri,” ungkapnya.
Meski demikian, Loy menegaskan bahwa kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama.
“Pekerjaan yang diperkirakan akan tercipta adalah pekerjaan yang baik, bernilai tinggi, dan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi warga Singapura,” paparnya.
Untuk mendukung kesiapan tenaga kerja, berbagai program pelatihan terus diperkuat, termasuk peningkatan keterampilan digital seperti penerapan praktis kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan komputasi awan.
Kemitraan dengan perguruan tinggi juga dijalankan guna menyiapkan talenta lokal untuk peran-peran R&D.
Investasi baru juga mengalir ke sektor-sektor strategis seperti AI, precision medicine, ekonomi hijau, perangkat keras generasi baru, serta teknologi mobilitas, menandakan arah transformasi ekonomi menuju basis inovasi berteknologi tinggi.







