Jakarta – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) akan membagikan dividen tunai senilai Rp3,57 triliun kepada pemegang saham setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 5 Mei 2026. Kebijakan ini menandai keyakinan perseroan bahwa kinerja bisnisnya masih berada di jalur kuat pada awal tahun ini.
Manajemen menyebut pembagian dividen tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberi nilai berkelanjutan kepada investor. Pembayaran dividen dijadwalkan paling lambat 30 hari sejak risalah resmi rapat diumumkan.
Dalam keputusan RUPST, perseroan menetapkan total dividen Rp3.579.840.016.227 atau setara Rp111 per saham. angka itu disampaikan manajemen ISAT dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu, 6 Mei 2026.
Bagi Indosat, keputusan tersebut didukung oleh performa kuartal I-2026 yang solid. Perusahaan mencatat pendapatan Rp15,2 triliun, tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan itu ikut terdorong kenaikan rata-rata pendapatan per pengguna atau average revenue per user (ARPU) sebesar 15 persen secara tahunan menjadi Rp45 ribu. Dari sisi laba, perseroan membukukan kenaikan laba bersih 26 persen menjadi Rp1,5 triliun.
Kinerja operasional yang menguat juga mendorong EBITDA naik 13 persen menjadi Rp7,2 triliun. Manajemen menilai hasil tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga laju bisnis sepanjang 2026.
“Perseroan mengawali tahun 2026 dengan kinerja kuartal I yang solid dan memperkuat fondasi untuk perjalanan sepanjang tahun,” tulis manajemen dalam paparan publiknya.
tren positif itu bukan hal baru bagi Indosat. Sepanjang 2025, pendapatan perusahaan naik 1,1 persen menjadi Rp56,52 triliun, sementara EBITDA tumbuh 0,8 persen menjadi Rp26,60 triliun.
Pada periode yang sama,laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 12,2 persen menjadi Rp5,51 triliun.Perusahaan menyebut bisnis seluler tetap menjadi motor utama pertumbuhan, dengan ARPU pelanggan mencapai Rp44 ribu sepanjang 2025.
Ke depan, Indosat menyiapkan percepatan eksekusi strategi berbasis kecerdasan buatan untuk menjaga momentum bisnis. President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan langkah itu diarahkan untuk menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham.
“Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,” ujar Vikram.







