Tutup
EkonomiNews

MRT, LRT, dan Transjakarta Naikkan Jumlah Penumpang

105
×

MRT, LRT, dan Transjakarta Naikkan Jumlah Penumpang

Sebarkan artikel ini
tren-positif-transportasi-jakarta,-mrt-dan-lrt-catat-lonjakan-penumpang
Tren Positif Transportasi Jakarta, MRT dan LRT Catat Lonjakan Penumpang

Jakarta – Penggunaan transportasi umum di Ibu Kota kembali menguat pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) DKI jakarta mencatat jumlah penumpang MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta sama-sama tumbuh secara tahunan, meski sebagian masih turun dibanding Februari 2026.

kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto menilai kenaikan ini menjadi sinyal bahwa masyarakat makin rutin mengandalkan angkutan publik untuk aktivitas harian. “Pada bulan Maret 2026, moda transportasi MRT Jakarta dan Transjakarta secara tahunan tumbuh positif,” kata Kadarmanto di jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

dari tiga moda tersebut, Transjakarta masih memimpin dari sisi volume pengguna.Sepanjang Maret 2026, layanan bus cepat itu melayani 32,13 juta penumpang, naik 7,67 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.Meski begitu, angkanya terkoreksi 2,27 persen dibanding Februari 2026.

Transjakarta juga mengoperasikan 4.792 armada pada periode yang sama. Jumlah itu naik 4,22 persen secara bulanan, tetapi masih turun 2,82 persen secara tahunan.

MRT Jakarta mencatat 3,49 juta penumpang selama Maret 2026. Capaian itu tumbuh 9,03 persen dibanding Maret 2025, namun melemah 3,45 persen dari Februari 2026.

Untuk operasional,MRT menempuh 7.911 perjalanan. Angkanya naik 9,73 persen secara bulanan,tetapi masih 1,89 persen lebih rendah dibanding Maret tahun lalu.

Kenaikan paling tajam terlihat pada LRT Jakarta. Moda ini mengangkut 114,67 ribu penumpang sepanjang Maret 2026, atau naik 27,10 persen secara tahunan dan 11,05 persen dibanding bulan sebelumnya.

BPS mencatat LRT Jakarta menjalankan 6.324 perjalanan pada periode tersebut. Menurut Kadarmanto, jumlah itu naik 10,71 persen secara bulanan dan relatif sama dengan capaian Maret 2025.