Tutup
News

Wakapolres Pessel Hadiri Pengajian Jemaah Haji Lengayang

65
×

Wakapolres Pessel Hadiri Pengajian Jemaah Haji Lengayang

Sebarkan artikel ini
syafrizen-sampaikan-ceramah-agama-di-lengayang,-temanya-mengajak-kebaikan-dan-mencegah-kemungkaran
Syafrizen Sampaikan Ceramah Agama di Lengayang, Temanya Mengajak Kebaikan dan Mencegah Kemungkaran

Pesisir Selatan – Wakapolres Pesisir Selatan Kompol Syafrizen,SH Datuak Rang Batuah menghadiri pengajian rutin Ikatan Jemaah Haji dan Umrah Kambang Lengayang yang digelar bertepatan dengan IPH dan Umrah ke-327 di Masjid Nurul Iman,Pasar Miskin,Minggu (10/5/2026).

Dalam forum keagamaan itu, syafrizen menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar organisasi jemaah haji dan umrah yang telah membuka ruang silaturahmi.Menurut dia, pertemuan semacam ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat ikatan antarjemaah dan mempererat hubungan di tengah masyarakat.

“Silaturahmi dan kebersamaan di antara jemaah haji dan umrah penting untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Syafrizen juga membawa imbauan kamtibmas. Ia menegaskan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Polres Pesisir Selatan, sesuai komitmen Kapolres AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H.,mulai dari pemberantasan balap liar,perjudian tradisional seperti domino,koa,dan remi,hingga judi online.

Polres Pesisir Selatan juga memberi perhatian pada penyalahgunaan minuman keras, peredaran narkoba, dan praktik asusila. Syafrizen mengajak masyarakat menjauhi perzinahan,perselingkuhan,serta berbagai perilaku menyimpang lain yang dapat merusak tatanan sosial.

Ia menekankan bahwa setiap persoalan sebaiknya diselesaikan lewat musyawarah dan mufakat. “Saciok bak ayam,sadanciang bak basi,saiyo sakato.Dengan kebersamaan, kita wujudkan Kamtibmas Pasisie yang kondusif,” tegasnya.Pengajian tersebut juga diisi ceramah agama bertema ajakan berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran. Pesan itu dikaitkan dengan tanggung jawab bersama tungku tigo sajarangan: ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang.