News

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak sebagai Investasi SDM Strategis

154
×

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak sebagai Investasi SDM Strategis

Sebarkan artikel ini
ketua-dprd-sumbar-muhidi:-sekolah-ramah-anak-jadi-investasi-masa-depan
Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Sekolah Ramah Anak jadi Investasi Masa Depan

PADANG – Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa investasi sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Meski pembangunan fisik penting, ia menilai pembentukan karakter generasi penerus jauh lebih strategis dan memerlukan keberlanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di Padang, Kamis (11/6/2026). Muhidi mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepala sekolah dan guru, untuk memiliki visi yang sejalan dalam membangun SDM.

“Membangun fisik bisa selesai dengan cepat. Tetapi, membangun SDM membutuhkan keterlibatan serta visi yang sama dari semua pihak,” ujar Muhidi di hadapan para peserta pelatihan.

DPRD Sumbar berkomitmen penuh mendukung pemenuhan hak anak melalui payung hukum yang kuat. Salah satunya melalui Perda Nomor 7 Tahun 2021 yang mengatur penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dukungan legislatif juga diwujudkan lewat penganggaran yang strategis serta pengawasan ketat terhadap berbagai program perlindungan anak di lapangan. Muhidi ingin memastikan ekosistem pendidikan di Sumatera Barat benar-benar kondusif dan aman bagi siswa.

Ia mendorong sekolah bertransformasi menjadi tempat yang bebas dari perundungan. Dengan lingkungan yang aman, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi dirinya tanpa rasa takut.

Menurut Muhidi, keberhasilan tumbuh kembang anak bergantung pada sinergi tiga poros utama, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menanamkan empat pilar bekal masa depan, yaitu iman, akhlak, kasih sayang, dan ilmu pengetahuan.

Selain itu, ia menyoroti peran krusial budaya literasi sebagai kunci mencetak generasi yang cerdas dan mampu berdaya saing. Ia optimistis sinergi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat akan melahirkan generasi hebat di masa depan.

“Nasib Sumatera Barat 20 hingga 30 tahun ke depan sangat ditentukan oleh bagaimana kita menyiapkan generasi hari ini,” tegasnya.