Tutup
Urban Infrastructure

Lonjakan Arus! Tol Solo Raya Padat Merayap Saat Natal

154
×

Lonjakan Arus! Tol Solo Raya Padat Merayap Saat Natal

Sebarkan artikel ini

Solo – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) memicu lonjakan signifikan volume kendaraan di sejumlah pintu keluar (exit) tol menuju Kota Solo dan wilayah Solo Raya. Peningkatan mencapai lebih dari 100 persen dibandingkan hari biasa, didominasi oleh kendaraan pribadi.

Pantauan di Exit Tol Klodran, Karanganyar, menunjukkan peningkatan volume kendaraan mulai Minggu, 21 Desember 2025. Jika hari normal mencatat 3.000-3.500 kendaraan keluar, pada periode libur Nataru melonjak menjadi 6.000-6.500 kendaraan per hari.

“Kendaraan yang masuk ke Gerbang Tol Ngemplak mencapai sekitar 5.000 kendaraan per hari,” ujar Kepala Pospam Exit Tol Klodran, Ajun Komisaris Polisi Juritno, Rabu (24/12/2025). Meski demikian, ia menyebut angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Polisi telah menyiapkan antisipasi kepadatan di exit tol arah Solo Raya. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan jika terjadi kepadatan di sekitar Exit Tol Klodran.

“Jika kondisi padat, arus kendaraan akan ditarik di Simpang Empat Banyuanyar dan dialihkan melalui jalur arteri Jalan Adi Sumarno,” jelas Juritno.

Penggelaran personel juga dilakukan di sepanjang Jalan Adi Sumarno hingga batas Kota Solo, terutama pada jam-jam rawan, untuk menjaga kelancaran dan mencegah kemacetan.

Lonjakan arus lalu lintas ini sejalan dengan peningkatan kendaraan yang memasuki Kota Solo melalui ruas tol Solo–Ngawi. PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat 41.386 kendaraan masuk ke Kota Solo melalui Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, pada periode 18–23 Desember 2025.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, menyebut kendaraan pribadi masih mendominasi. Total kendaraan yang melintas, baik masuk maupun keluar GT Ngemplak, tercatat 79.539 kendaraan.

“Angka ini naik sekitar 1 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal,” kata Mery.

Lonjakan tertinggi terjadi pada 20 Desember 2025 dengan volume lalu lintas mencapai 15.343 kendaraan. Sementara itu, volume kendaraan yang keluar melalui seluruh gerbang tol di ruas Solo–Ngawi mencapai 169.785 kendaraan, meningkat 13 persen dibandingkan kondisi normal.

PT Jasamarga Solo Ngawi mengoptimalkan layanan operasional dengan menambah petugas di gerbang tol, mengaktifkan Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta meningkatkan layanan di rest area. Koordinasi dengan kepolisian dan penyedia layanan juga diperkuat.

“Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menyiapkan saldo uang elektronik, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah selama perjalanan,” imbau Mery.

Urban Infrastructure

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) memberikan penjelasan terkait pembongkaran tiang monorel di DKI Jakarta. Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, mengatakan rencana pembongkaran tiang monorel yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta memang benar adanya. Hingga saat ini, ADHI bersama Pemprov DKI masih melaksanakan pembahasan lebih lanjut. “Ini juga mengingat bahwa tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Jalan Asia…