Tutup
Urban Infrastructure

Adhi Karya Bongkar Tiang Monorel Jakarta: Ini Alasannya!

117
×

Adhi Karya Bongkar Tiang Monorel Jakarta: Ini Alasannya!

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) akhirnya buka suara terkait rencana pembongkaran tiang monorel di sejumlah ruas jalan protokol DKI Jakarta. Pembongkaran ini akan segera dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, membenarkan kabar tersebut. Ia menyatakan, ADHI dan Pemprov DKI Jakarta masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

“Tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika adalah aset milik ADHI,” tegas Rozi dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/1/2026). Kepemilikan ini diperkuat oleh Putusan Pengadilan 296/Pdt.G/2012/PN.JKT.Sel tanggal 22 Oktober 2012 dan pendapat hukum dari Jaksa Pengacara Negara No. B.354/G/Gph.1/08/2017 tanggal 16 Agustus 2017.

Dalam proses pembongkaran ini, ADHI mengaku terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

“ADHI berkomitmen menjalin komunikasi yang baik dan berkoordinasi dengan Pemprov DKI,” lanjut Rozi. Tujuannya, memastikan seluruh proses pembongkaran berjalan sesuai tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku.

Rozi juga menegaskan, hingga saat ini tidak ada informasi material terkait rencana tersebut yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup atau harga saham perusahaan.

Pemprov DKI Jakarta, melalui Dinas Bina Marga, memang tengah mempercepat rencana pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said. Targetnya, pembongkaran bisa dimulai secepatnya karena proses administrasi dan pembahasan dengan ADHI sudah rampung.

Proyek pembongkaran tiang monorel, sekaligus penataan jalan dan trotoar, akan didanai sepenuhnya dari APBD DKI Jakarta. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 100 miliar.

Tiang monorel di Jalan Rasuna Said dan Kawasan Senayan sendiri sudah terbengkalai selama kurang lebih 20 tahun.

Aset eks tiang monorel ini tercatat sebagai aset tidak lancar lainnya dalam laporan keuangan ADHI. Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III 2025, pos persediaan jangka panjang ADHI tercatat sebesar Rp 52,68 miliar.