Madiun – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA menutup tahun 2025 dengan catatan manis. Perusahaan pelat merah ini sukses mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia, pesanan dari United Group Limited (UGL).
Pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada akhir Desember 2025.
Senior Manager Humas PT INKA, Hartono, menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan 50 unit lokomotif dengan UGL.
“Di akhir tahun 2025 ini kami berhasil mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia. Lalu, di awal 2026 nanti kami kembali mengirim ke Australia untuk jenis kereta berbeda,” ujarnya.
Hingga akhir tahun 2025, INKA telah merealisasikan pengiriman 13 unit platform lokomotif. Capaian ini menunjukkan progres yang sesuai rencana dan konsistensi INKA di pasar internasional.
Kerja sama antara INKA dan UGL telah terjalin lama. Selain platform lokomotif, INKA telah mengirimkan sekitar 1.000 unit flat wagon ke UGL.
“Hal ini menjadi bagian dari langkah ekspansi global perusahaan sekaligus menunjukkan kepercayaan mitra internasional terhadap produk INKA,” imbuh Hartono.
Senior Vice President Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Terminal Petikemas Surabaya, Bayu Setyadi, menegaskan dukungan TPS terhadap ekspor produk manufaktur nasional.
“TPS berkomitmen mendukung kelancaran ekspor produk perkeretaapian Indonesia agar dapat diterima dan bersaing di pasar global,” katanya.







