Tutup
News

Gibran Dukung UMKM Mekaar Naik Kelas, Banyuwangi Jadi Contoh Pemberdayaan

198
×

Gibran Dukung UMKM Mekaar Naik Kelas, Banyuwangi Jadi Contoh Pemberdayaan

Sebarkan artikel ini
gibran-dukung-umkm-mekaar-naik-kelas,-banyuwangi-jadi-contoh-pemberdayaan
Gibran Dukung UMKM Mekaar Naik Kelas, Banyuwangi Jadi Contoh Pemberdayaan

Banyuwangi – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi kepada ribuan nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dibina oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi. dalam kesempatan tersebut, dukungan terhadap peningkatan kelas usaha pelaku UMKM ultra mikro turut disampaikan.

“Saya lihat tadi produk-produknya cukup baik. Tapi ini perlu ditingkatkan lagi, perlu dinaikkelaskan lagi,” ujar Gibran pada senin (23/6/2025).

Dukungan ini, menurutnya, merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin penguatan peran perempuan, serta membangun desa dan ekonomi dari bawah untuk pemerataan dan pemberantasan kemiskinan.

Lebih lanjut, apresiasi juga diberikan atas tingkat non-performing loan (NPL) yang sangat rendah dari nasabah Mekaar, yaitu hanya 1,3 persen. Hal ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa pelaku usaha perempuan di Banyuwangi memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi. Pesan kepada para account officer (AO) pun disampaikan agar terus sabar dan konsisten dalam mendampingi nasabah.

“NPL itu intinya kredit macetnya rendah.Jadi artinya ibu-ibu di sini tertib semua. Tapi sekali lagi saya mohon untuk AO yang ada di sini tetap dampingi ibu-ibunya,” tegasnya.

Wapres juga mendorong keterlibatan kepala daerah untuk bergotong royong membina UMKM, termasuk mengikutsertakan pelaku usaha Mekaar dalam berbagai kegiatan daerah.Selain itu, motivasi untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperluas pasar juga disampaikan.

“Tolong digunakan dengan baik, untuk pemasaran, untuk marketing, untuk foto produk disebarkan seluas-luasnya, pakai media sosial dengan bijak, biar produknya makin laku keras,” pesannya.

Sebelumnya, Direktur bisnis PT PNM, Sunar Basuki, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres Gibran dalam kegiatan silaturahmi bersama ribuan nasabah dan pendamping PNM Mekaar di Banyuwangi. Ia menekankan bahwa program Mekaar hadir untuk menjangkau mereka yang tidak tersentuh layanan keuangan formal dan kini telah menghadirkan perubahan besar bagi lebih dari 15 juta perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia. Di Banyuwangi sendiri, tercatat lebih dari 139 ribu nasabah aktif, yang mayoritas bergerak di sektor perdagangan mikro.

“Program PNM Mekaar bukan hanya soal angka, tetapi soal dampak. Di balik angka Rp 3,48 triliun akumulasi pembiayaan di banyuwangi, tersimpan begitu banyak cerita perubahan hidup,” pungkasnya.