Tutup
Perbankan

Tertibkan Bangunan Liar, Pemko Ingin Rel dan Stasiun Kereta Api Padang Panjang jadi Destinasi Wisata Sejarah

304
×

Tertibkan Bangunan Liar, Pemko Ingin Rel dan Stasiun Kereta Api Padang Panjang jadi Destinasi Wisata Sejarah

Sebarkan artikel ini

PADANGPANJANG, SuaraRantau.Com–Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra menyampaikan, Stasiun Kereta Api Padang Panjang aset bersejarah peninggalan masa kolonial yang memiliki nilai penting.

Sebagai langkah awal untuk menjaga aset sejarah ini, Pemko Padang Panjang telah melakukan penertiban terhadap bangunan liar seperti, kandang itik dan ayam di sepanjang jalur rel dari Stasiun Padang Panjang menuju kawasan Kacang Kayu.

“Melalui kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat (Sumbar) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang, kami ingin menjadikan kawasan ini destinasi wisata sejarah, edukasi, seni pertunjukan, dan kuliner. Kawasan ini diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Allex saat rapat koordinasi (rakor) bersama PT KAI Divre II Sumbar dan BTP Kelas II Padang, Kamis (10/7), di Ruang VIP Balai Kota Padang Panjang.

Rakor ini membahas kelanjutan kolaborasi pengelolaan aset warisan dunia berupa stasiun dan jalur rel kereta api di Padang Panjang.

Baca Juga: Pemko Padang Panjang Minta Tambahan Kuota SMA, Begini Respons Gubernur Sumbar

Rakor dihadiri Sekretaris Daerah, Sonny Budaya Putra, Kepala OPD, Kepala BTP Kelas II Padang, Hendrialdi, Manajer Aset PT KAI Divre II Sumbar, Rohmad Pramu Wibowo, Kasi Prasarana BTP Kelas II Padang, Eko Rahadi, Koordinator Satpel Padang Panjang, Sutan Alviano.

Kepala BTP Kelas II Padang, Hendrialdi, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemko. Diungkapkannya, jalur kereta api di Sumbar ini ada yang aktif dan nonaktif.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Pada prinsipnya mendukung penuh rencana ini. “Namun demikian, pelaksanaannya harus diawali dengan dokumen perencanaan yang komprehensif,” jelasnya.

Ditambahkannya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan meminta agar skema pemanfaatan aset ini dilengkapi dengan dokumen desain perencanaan (grand design). Setelah dokumen tersebut tersedia, dilakukan pemaparan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian di tingkat pusat.

The post Tertibkan Bangunan Liar, Pemko Ingin Rel dan Stasiun Kereta Api Padang Panjang jadi Destinasi Wisata Sejarah appeared first on Suararantau.com.