Tutup
News

Jurusan Ini Dibutuhkan! AI Ubah Dunia Kerja, Pilih Jurusan yang Tepat!

301
×

Jurusan Ini Dibutuhkan! AI Ubah Dunia Kerja, Pilih Jurusan yang Tepat!

Sebarkan artikel ini
10-jurusan-kuliah-dengan-prospek-kerja-cerah-hingga-2030,-lulusannya-gak-takut-nganggur
10 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Cerah hingga 2030, Lulusannya Gak Takut Nganggur

Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), pemilihan jurusan kuliah menjadi krusial bagi calon mahasiswa. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan lanskap dunia kerja.

World Economic Forum (WEF) dalam Future of Jobs Report 2023 memprediksi bahwa pekerjaan yang paling dicari di masa depan adalah yang mampu mengintegrasikan teknologi, data, dan kreativitas manusia.

Berikut adalah daftar bidang studi yang diperkirakan akan sangat dibutuhkan pada tahun 2030, terutama yang berkaitan dengan pemrosesan data, etika AI, keberlanjutan, hingga pengembangan manusia, seperti yang dirangkum dari The fast report, Jumat (9/8/2025).

  1. Ilmu komputer dan Kecerdasan Buatan: Jurusan ini diprediksi akan terus menjadi primadona.Lulusan dapat berkarir sebagai AI engineer, machine learning specialist, atau developer sistem otomatisasi. WEF memperkirakan AI dan data akan menciptakan lebih dari 97 juta pekerjaan baru pada 2030.
  2. Data Science dan Statistik: Di era digital, data menjadi aset yang sangat berharga. Perusahaan membutuhkan analis data untuk mengolah dan membaca tren bisnis. Profesi seperti data analyst dan data scientist diprediksi akan terus meningkat permintaannya, terutama dengan dukungan AI untuk mengolah big data lebih cepat.
  3. Cybersecurity: Kebutuhan akan keamanan siber meningkat seiring dengan digitalisasi sistem dan data. Jurusan ini akan menghasilkan profesional yang sangat dibutuhkan, mulai dari ethical hacker hingga information security analyst.
  4. Teknik Robotika dan Otomasi: Robot tidak hanya ada di pabrik, tetapi juga di layanan konsumen dan logistik. Jurusan ini akan mencetak engineer untuk merancang, memprogram, dan memelihara sistem robotik yang semakin canggih.
  5. Teknologi Energi Terbarukan: Perubahan iklim mendorong transisi ke energi ramah lingkungan. Jurusan seperti teknik lingkungan, teknologi energi terbarukan, dan sustainability engineering sangat dibutuhkan di masa depan.
  6. Psikologi dan Ilmu Perilaku: Jurusan ini semakin relevan karena AI tetap membutuhkan sentuhan manusia. Perusahaan membutuhkan pakar perilaku untuk menciptakan user experience (UX) yang manusiawi dan mendukung kesehatan mental pekerja.
  7. Desain Interaksi dan UI/UX: Pengalaman pengguna menjadi sangat penting dengan banyaknya aplikasi digital dan sistem AI. Jurusan desain digital yang fokus pada interaksi manusia-mesin akan semakin dicari.
  8. Ilmu kognitif dan Neuroteknologi: Jurusan ini menggabungkan psikologi, biologi, dan teknologi. Pengembangan brain-computer interface (BCI) akan menjadi ladang baru bagi lulusan yang siap menjelajahi dunia bio-digital.
  9. ilmu Hukum dan Etika Teknologi: jurusan hukum dengan spesialisasi pada teknologi dan etika AI akan menjadi penting untuk menetapkan regulasi dan batasan penggunaan AI.
  10. Kewirausahaan Teknologi: Jurusan ini cocok bagi mereka yang ingin membangun startup berbasis teknologi, termasuk AI, robotik, atau software.

Lulusan yang memiliki pemahaman mendalam tentang teknologi, kemampuan kolaborasi yang baik, dan mampu berpikir kritis akan memiliki nilai tambah di pasar kerja masa depan.Pertimbangkan bidang-bidang ini sebagai pilihan jurusan kuliah.