Tutup
News

BI Pacu Ekonomi Syariah Nasional dengan Enam Program Unggulan

286
×

BI Pacu Ekonomi Syariah Nasional dengan Enam Program Unggulan

Sebarkan artikel ini
6-program-unggulan-bi-perkuat-ekonomi-dan-keuangan-syariah-ri
6 Program Unggulan BI Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah RI

Jakarta – Guna mengakselerasi pertumbuhan sektor syariah di Indonesia, bank Indonesia (BI) menyiapkan enam program unggulan. Komitmen ini diwujudkan dalam upaya memperkuat ekonomi dan keuangan syariah nasional.

gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, keenam program unggulan tersebut merupakan turunan dari tiga strategi utama yang telah dirumuskan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 10 tahun lalu.Hal tersebut disampaikan Perry dalam Sarasehan nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

“kami belajar ada tiga strategi utama, yaitu mata rantai ekonomi halal Indonesia, akses keuangan, dan literasi ekonomi dan keuangan syariah,” kata Perry.

Perry kemudian menjabarkan program-program tersebut secara rinci. Pertama, Gerbang Santri atau Gerakan Pengembangan Pesantren dan Rantai Nilai Halal, yang bertujuan untuk memberdayakan pesantren sebagai pusat ekonomi umat. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan produktivitas, digitalisasi bisnis, dan tata kelola keuangan yang lebih baik.

Kedua, Jawara Ekspor atau Jaringan Wirausaha Syariah Mendorong Ekspor. Program ini bertujuan untuk membentuk jejaring di pusat-pusat bisnis pesantren. Dengan demikian, akan ada agregator yang dapat mendorong produk halal Indonesia untuk bersaing di pasar internasional. “Melalui integrasi sistem informasi ekspor,penguatan akses pasar,dan kerja sama internasional didukung penguatan produk sesuai permintaan ekspor,” jelas Perry.

Ketiga, Gemah Halal atau Gerakan Berjemaah Akselerasi Halal. Program ini diarahkan untuk memperluas pasar produk halal dengan meningkatkan produksi bahan baku halal, mempercepat sertifikasi halal, meningkatkan peran Halal Center di berbagai daerah, serta memperkuat perlindungan konsumen. Keempat, Sapa Syariah atau Sinergi Perdagangan dan Pembiayaan syariah yang bertujuan untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha, lembaga keuangan, dan regulator.Kelima, Kanal ZISWAF atau Kolaborasi Nasional Pengembangan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf bertujuan untuk mengoptimalkan pembiayaan sosial sebagai pelengkap pembiayaan komersial. Terakhir, Lentera Emas atau Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah menuju Indonesia Emas berfokus pada kegiatan edukasi dan dakwah ekonomi syariah secara berkelanjutan.