Tutup
Teknologi

Asus Setop Produksi Ponsel, Bidik Pasar Komputer?

310
×

Asus Setop Produksi Ponsel, Bidik Pasar Komputer?

Sebarkan artikel ini
asus-absen-rilis-ponsel-baru-tahun-ini
Asus Absen Rilis Ponsel Baru Tahun Ini

Jakarta – Kabar kurang mengenakkan bagi penggemar ponsel Asus.Raksasa teknologi asal Taiwan ini dikabarkan tidak akan merilis ponsel baru sepanjang tahun 2026.

Informasi ini terungkap dari laporan terbaru yang mengutip sumber internal perusahaan. Kabar ini tentu mengecewakan banyak pihak, terutama yang menantikan penerus zenfone dan ROG Phone.

Ponsel terakhir yang dirilis Asus adalah Zenfone 12 ultra pada Februari tahun lalu. Setelah itu, belum ada tanda-tanda kehadiran Zenfone 13 ultra atau seri terbaru dari lini ponsel gaming ROG phone. Padahal, Asus biasanya rutin merilis generasi baru setiap tahun.

Menurut laporan tersebut, keputusan ini datang langsung dari pihak Asus. Meski tidak akan meluncurkan produk baru, perusahaan memastikan layanan purna jual tetap berjalan normal.

Pengguna Asus tidak perlu khawatir. Dukungan pemeliharaan perangkat, pembaruan software, hingga layanan garansi untuk ponsel yang sudah beredar tetap akan diberikan seperti biasa.

Hingga saat ini, alasan resmi Asus menghentikan sementara peluncuran smartphone belum diungkapkan secara detail. Namun, banyak pengamat industri menilai keputusan ini berkaitan erat dengan performa penjualan ponsel Asus yang belakangan dinilai kurang memuaskan.

Persaingan pasar smartphone memang semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Brand besar seperti Samsung,Apple,hingga produsen asal China terus mendominasi pasar global dengan inovasi agresif dan harga yang kompetitif.

Di sisi lain, ponsel Asus, baik Zenfone maupun ROG Phone, cenderung menyasar segmen tertentu, sehingga jangkauan pasarnya lebih terbatas.

Berbeda dengan bisnis ponsel, Asus justru memiliki posisi yang sangat kuat di pasar komputer dan laptop. Perusahaan ini dikenal luas lewat lini produk seperti laptop gaming ROG,TUF Gaming,hingga laptop produktivitas Zenbook dan Vivobook.

Pangsa pasar Asus di sektor komputer disebut jauh lebih besar dan stabil dibandingkan bisnis smartphone-nya.

Karena itu, banyak yang menduga Asus memilih mengalihkan fokus dan investasi ke bisnis komputer, yang dinilai lebih menjanjikan secara finansial. Strategi ini dianggap lebih aman di tengah kondisi pasar global yang penuh tantangan.

meski kabar ini mengecewakan sebagian pengguna setia, keputusan Asus bisa jadi bersifat sementara. tidak menutup kemungkinan perusahaan akan kembali meramaikan pasar smartphone di masa depan dengan pendekatan atau strategi baru.