Tutup
Public Safety And Emergencies

PU Kerahkan Alat Berat Atasi Banjir Sumatera: Update Terkini!

288
×

PU Kerahkan Alat Berat Atasi Banjir Sumatera: Update Terkini!

Sebarkan artikel ini

Aceh – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memacu pemulihan pascabanjir Sumatera dengan menambah armada alat berat menjadi 1.709 unit hingga Minggu, 4 Januari 2025. Penambahan ini termasuk dukungan 39 unit alat berat dari BUMN karya.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada demi mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Fokus utama upaya pemulihan ini meliputi perbaikan jalan dan jembatan, pengelolaan sumber daya air, serta penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian terpenuhi,” ujar Dody melalui keterangan tertulis, Senin, 5 Januari 2026.

Penambahan alat berat ini bertujuan untuk mempercepat penanganan darurat, termasuk pembersihan material longsoran, pembukaan kembali akses jalan, dan dukungan distribusi logistik di wilayah terdampak seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Aceh, Kementerian PU menambah 13 excavator, 1 backhoe loader, 4 wheel loader, dan 5 dump truck yang ditempatkan di Kabupaten Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang.

Sementara itu, Sumatera Utara mendapatkan tambahan 15 excavator, 1 backhoe loader, 1 wheel loader, 2 dump truck, 1 bulldozer, dan 1 unit kendaraan pikap untuk mendukung penanganan infrastruktur, termasuk ruas jalan Tarutung-Sibolga.

Di Sumatera Barat, dilakukan penyesuaian dengan menarik 6 excavator dan menggantinya dengan 1 mini excavator yang difokuskan di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Selain alat berat, Kementerian PU juga menyiagakan 16 unit Jembatan Bailey sebagai infrastruktur darurat. Sebanyak 14 unit disebar di Aceh (sebelumnya 11 unit), sementara 2 unit disiapkan di Sumatera Utara. Sumatera Barat tidak memerlukan Jembatan Bailey karena akses transportasi telah pulih.

Menteri PU menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh sumber daya guna mempercepat pemulihan infrastruktur, membuka kembali konektivitas, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera.