Jakarta – Perum Perhutani menyalurkan bantuan berupa madu dan minyak kayu putih bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara. bantuan ini menyasar warga Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Plt. Direktur Utama Perum perhutani, Natalas Anis harjanto, mengatakan bantuan diserahkan melalui pemerintah daerah setempat. Hal ini dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Produk madu dan minyak kayu putih dipilih sebagai bagian dari produk unggulan Perhutani,” kata Natalas, Jumat (6/2/2026).
Natalas berharap bantuan ini dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat yang sedang dalam masa pemulihan.
perhutani menyatakan bantuan ini sebagai wujud empati dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Perhutani turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Sibolga dan Tapanuli Tengah,” ujarnya.
Untuk Kota Sibolga, Perhutani menyalurkan 50 dus minyak kayu putih (5.000 botol), serta 40 dus madu (480 botol) yang terdiri dari madu klengkeng, madu bunga liar, dan madu randu.
Kabupaten Tapanuli Tengah menerima bantuan lebih besar, yaitu 200 dus minyak kayu putih (20.000 botol) dan 156 dus madu (1.872 botol) dengan jenis yang sama.
“Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah,” jelasnya.Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengapresiasi kepedulian Perhutani. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan warga yang tengah menjalani masa pemulihan.
“Menjaga daya tahan tubuh masyarakat dan meringankan beban mereka di tengah situasi yang penuh tantangan,” kata Masinton.







