Tutup
PendidikanTeknologi

Mahasiswa Kampus Jadikan AI Rekan Diskusi Belajar

94
×

Mahasiswa Kampus Jadikan AI Rekan Diskusi Belajar

Sebarkan artikel ini
fenomena-baru!-mahasiswa-mulai-jadikan-ai-partner-diskusi
Fenomena Baru! Mahasiswa Mulai Jadikan AI Partner Diskusi

Jakarta – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah cara mahasiswa belajar di berbagai kampus di Indonesia.Peran teknologi ini tak lagi sebatas alat untuk mencari jawaban instan, tetapi berkembang menjadi mitra berpikir yang membantu memahami materi, menggali ide, dan memunculkan peluang inovasi dari aktivitas akademik di kelas.

Pergeseran itu terlihat dari semakin cairnya hubungan mahasiswa dengan teknologi. AI kini dipakai bukan hanya untuk mempercepat penyelesaian tugas, melainkan juga untuk berdiskusi, menguji gagasan, dan memperluas sudut pandang terhadap persoalan kuliah.

Country marketing manager Google Indonesia Muriel M mengatakan pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan jangan berhenti pada urusan akademik semata. Dalam acara Inagurasi Google Student Ambassador 2026 di Jakarta, ia menekankan bahwa teknologi ini juga harus mendorong kreativitas dan dipakai secara bertanggung jawab.“Google ingin mahasiswa memanfaatkan AI untuk tiga hal, yakni meningkatkan produktivitas perkuliahan, menciptakan solusi yang cair di kampus, dan menjadi role model,” ujar Muriel.

Ia menambahkan, Google terus menghadirkan sejumlah fitur AI untuk mendukung proses belajar mahasiswa.Beberapa di antaranya adalah Veo 3, Lyria, dan NotebookLM.

Di sisi lain, manfaat itu sudah dirasakan langsung oleh mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan, Syahdika Kurnia Azhari atau Dika. Sehari-hari, ia bergelut dengan materi praktikal seperti rangkaian listrik dan sistem teknik yang menuntut pembuktian lewat praktik.

Setelah mengenal gemini, AI besutan Google, cara pandangnya terhadap dunia engineering ikut berubah. Dika mengatakan teknologi itu membantunya menyusun gagasan, mengeksplorasi konsep, dan memahami sistem teknik secara lebih menyeluruh.

“AI membantu saya melihat suatu sistem dari perspektif yang lebih luas. Jadi bukan hanya memahami teori,tetapi juga bagaimana konsep itu bisa dikembangkan,” kata Dika dalam sesi talkshow pada acara yang sama.

Ia juga menggunakan Gemini untuk mensimulasikan konsep sistem pengisian daya kendaraan listrik dalam proses belajarnya. Dengan bantuan AI, eksplorasi materi yang sebelumnya memerlukan perangkat lunak khusus bisa dilakukan lebih cepat.