Tutup
NewsPendidikanTransportasi

Padang Siapkan Rp16 Miliar Lebarkan Jalan Kurao-Maransi

66
×

Padang Siapkan Rp16 Miliar Lebarkan Jalan Kurao-Maransi

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-siapkan-anggaran-16-m-untuk-pelebaran-jalan-kurao-maransi-bypass
Pemko Padang Siapkan Anggaran 16 M untuk Pelebaran Jalan Kurao-Maransi-Bypass

Padang – Pemerintah Kota Padang menyiapkan pelebaran Jalan Kurao-Maransi hingga tembus ke By Pass setelah meninjau kawasan Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Senin (18/5/2026). Peninjauan dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri,Camat Nanggalo David Ferdinand,lurah,dan warga setempat.

Jalur Kurao-Maransi-By Pass selama ini menjadi akses penting menuju pusat Pemerintahan Kota Padang dan sejumlah kampus, seperti Universitas Bung Hatta, Institut Teknologi Padang, dan Universitas Baiturrahmah. Kondisinya yang sempit dinilai rawan memicu kemacetan dan kecelakaan.Untuk proyek itu, pemko Padang menyiapkan anggaran Rp16 miliar. Pekerjaan akan mencakup pelebaran jalan sepanjang sekitar 2,245 kilometer dengan lebar 8 metre, ditambah drainase masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan.

Selain pelebaran jalan utama, pemerintah kota juga menuntaskan pembangunan Jalur Dua Kurao sepanjang 180 meter dengan anggaran Rp2 miliar. Pemko Padang juga berkoordinasi dengan PSDA Provinsi Sumatera Barat untuk betonisasi jalan di sepanjang bantaran sungai.

Maigus Nasir mengatakan operasional Bus Trans Padang yang melintasi Kurao-Maransi sementara dihentikan karena kondisi dan lebar jalan belum memadai. Layanan itu akan kembali dibuka setelah pekerjaan selesai dan akses jalan membaik.

“Alhamdulillah, Tinggal lagi sekitar 180 meter dari Jalur Dua Kurao sampai batas wilayah Air Pacah yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi dengan masyarakat,” ujar Maigus.

Ia menambahkan, untuk Kecamatan Koto Tangah, khususnya Kelurahan Air Pacah, sosialisasi sudah selesai dan disepakati warga. Pengukuran dan pemasangan patok juga telah dilakukan, sementara Dinas PUPR dijadwalkan mulai bekerja pada pertengahan Juli.

Maigus berharap pelebaran jalan ini membuat akses menuju pusat pemerintahan di Air Pacah dan kawasan perguruan tinggi di sekitarnya tidak lagi tersendat. “Jika jalan sudah bagus dan luas, maka otomatis perekonomian masyarakat serta nilai tanah di kawasan tersebut juga akan meningkat,” pungkasnya.