News

Puskesmas Lubuk Sikaping Jemput Bola Skrining Kesehatan Warga Pasaman

50
×

Puskesmas Lubuk Sikaping Jemput Bola Skrining Kesehatan Warga Pasaman

Sebarkan artikel ini
puskesmas-lubuk-sikaping-jemput-bola,-gencarkan-program-ckg-dan-skrining-faktor-risiko-ptm
Puskesmas Lubuk Sikaping Jemput Bola, Gencarkan Program CKG dan Skrining Faktor Risiko PTM

Lubuk Sikaping – Puskesmas Lubuk Sikaping kini menggalakkan layanan jemput bola untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) langsung di tengah masyarakat.

Langkah strategis ini merupakan perwujudan dukungan nyata terhadap program prioritas Pemerintah Kabupaten Pasaman dan agenda nasional Kementerian Kesehatan terkait pelayanan medis gratis.

Penanggung jawab program, Ns. Indri Wardani, S.Kep, menyatakan bahwa inisiatif proaktif tersebut telah berjalan secara intensif sejak awal tahun 2026.

Indri menegaskan bahwa pendekatan turun langsung ke lapangan dilakukan demi mendekatkan akses layanan kesehatan kepada warga, sesuai amanat pemerintah pada Rabu (24/6/2026).

Operasional jemput bola ini telah menyambangi berbagai instansi, mulai dari Sekretariat Daerah hingga lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Tidak hanya menyasar area perkantoran, tim medis juga bergerak menyisir wilayah jorong serta memantau kondisi kesehatan masyarakat di titik-titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam menjalankan tugasnya, Indri didampingi oleh petugas laboratorium Hensy Yunisco dan bidan pemeriksa kesehatan Putri Handayani.

Hingga akhir tahun 2026, pihak Puskesmas menargetkan mampu menjangkau 13.908 orang atau mencakup 46 persen dari total populasi di wilayah kerja mereka.

Hasil pemeriksaan di lapangan sejauh ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan seperti hipertensi, obesitas, dan tingginya kadar gula darah menjadi temuan yang paling dominan.

Bagi masyarakat yang terdiagnosis memiliki faktor risiko, Indri menekankan pentingnya melakukan kontrol kesehatan rutin, mengikuti pengobatan, serta memperbaiki pola hidup sehari-hari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman, Fatrizon, menyambut baik layanan ini karena memberikan kemudahan akses pemeriksaan langsung di ruang kerja pegawai.

Dukungan serupa datang dari Fauza Aryani, staf Diskominfo, yang merasa sangat terbantu dengan efisiensi waktu karena tidak perlu mengantre di rumah sakit.

Puskesmas Lubuk Sikaping berkomitmen penuh untuk terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah preventif demi menjaga kesehatan jangka panjang.