Padang – Pemerintah Kota Padang kini menerapkan sistem digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial guna menekan risiko manipulasi data dan meningkatkan ketepatan sasaran penerima.
Langkah inovatif ini menjadikan Padang sebagai satu dari 42 daerah yang dipilih Kementerian Sosial sebagai lokasi percontohan pembaruan tata kelola bantuan.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sanjaya, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memperbaiki evaluasi penyaluran bantuan yang selama ini dinilai belum mencapai hasil optimal.
Melalui portal khusus, pemerintah pusat dan daerah dapat melakukan verifikasi data masyarakat secara langsung agar bantuan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Transparansi dan akurasi data untuk alokasi anggaran tahun 2027 menjadi target utama dari implementasi sistem digital ini.
Dinas Sosial telah menyiapkan dua metode pendaftaran agar target tersebut dapat tercapai dengan baik.
Sejak Juni lalu, warga sudah dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui tautan resmi yang telah disediakan pemerintah.
Guna mengantisipasi kendala akses teknologi bagi sebagian masyarakat, pemerintah juga mengerahkan 1.750 agen pendamping di seluruh penjuru kota.
Para pendamping tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari ASN, aparat kewilayahan, relawan, kader PKK, hingga jajaran pengurus RT dan RW.
Sistem nantinya akan menyaring setiap data yang masuk secara otomatis untuk menentukan status kelayakan calon penerima manfaat.
Proses transparansi akan berlanjut ke tahap masa sanggah yang dijadwalkan berlangsung antara September hingga November mendatang.
Warga diberikan kesempatan untuk memperbaiki data mereka melalui masa sanggah tersebut sebelum daftar final penerima disahkan pada akhir November.
Eri mengimbau warga segera menyiapkan dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, serta melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang juga terus mengoptimalkan layanan keliling untuk mempercepat proses aktivasi identitas digital tersebut bagi masyarakat.







