Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan tiga kandidat terbaik untuk menduduki posisi Direktur Politeknik Ketenagakerjaan periode 2026-2030.
Keputusan final tersebut lahir dari rangkaian Sidang Senat Tertutup yang tertuang dalam Pengumuman Nomor 1.10/1734/SV.34.02/VI/2026.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa proses seleksi ini mengutamakan objektivitas serta integritas tinggi guna menjaring pemimpin yang tepat.
Menurut Cris, kandidat terpilih harus memiliki perpaduan antara kompetensi akademik yang mumpuni dan visi strategis demi menjawab tantangan dunia industri masa depan.
Tiga nama yang berhasil lolos ke tahap berikutnya, disusun berdasarkan urutan abjad, adalah Dr. Ir. Alfan Gunawan Ahmad, S.Hut., M.Si., IPU; Prof. Dede Rahmat Hidayat, M.Psi., Ph.D; dan Dr. Hj. Nur Khasanah, S.Pd., M.Kes.
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan sebagai bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola institusi pendidikan vokasi.
Bagi peserta yang tidak masuk dalam daftar tiga besar, panitia memutuskan bahwa mereka tidak dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya karena hasil seleksi bersifat mutlak dan final.
Sebagai langkah pamungkas, ketiga kandidat tersebut kini bersiap mengikuti fit and proper test langsung di hadapan Menteri Ketenagakerjaan untuk menentukan pimpinan definitif.
Pemilihan ini diharapkan mampu mengangkat standar pendidikan di Politeknik Ketenagakerjaan agar lebih relevan dalam mencetak tenaga kerja yang tangguh.







