News

Dewas BPJS Kesehatan Membedah Efektivitas Program Rujuk Balik di Padang

45
×

Dewas BPJS Kesehatan Membedah Efektivitas Program Rujuk Balik di Padang

Sebarkan artikel ini
bpjs-kesehatan-petakan-kendala-layanan-jkn-di-rsud-dr.-rasidin-padang
BPJS Kesehatan Petakan Kendala Layanan JKN di RSUD dr. Rasidin Padang

Padang – Jajaran Dewan Pengawas BPJS Kesehatan menyambangi RSUD dr. Rasidin pada Sabtu (4/7/2026) untuk mengevaluasi implementasi Program Rujuk Balik.

Ketua rombongan, Paulus Agung Pambudhi, memimpin pertemuan selama 90 menit bersama Direktur RSUD dr. Rasidin, dr. Lismawati, guna membedah problematika layanan JKN.

Sesi diskusi tersebut menyoroti berbagai kendala operasional, mulai dari efisiensi alur di poliklinik hingga penanganan pasien gawat darurat di UGD.

Bagi dr. Lismawati, momen ini menjadi kesempatan krusial untuk memaparkan hambatan nyata yang dihadapi staf medis di lapangan.

Pihaknya menekankan perlunya perbaikan tata kelola agar proses transisi pasien dari rumah sakit menuju Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dapat berjalan lebih efektif.

Paulus Agung Pambudhi menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan skema rujuk balik ini.

Menurutnya, FKTP wajib memberikan jaminan kualitas layanan yang mumpuni agar pasien merasa tenang meski tidak lagi mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Hasil diskusi dengan dokter spesialis turut mengungkap bahwa penanganan pasien dengan penyakit komorbid menjadi tantangan klinis yang paling mendesak dalam skema ini.

Guna menjaga kepercayaan publik, ketersediaan obat-obatan di FKTP kini ditetapkan sebagai prioritas utama.

BPJS Kesehatan bersama dewan pengawas saat ini tengah merumuskan kebijakan manajemen obat terbaru yang diproyeksikan rampung pada Agustus 2026.

Selain pemenuhan stok obat, Paulus juga menggarisbawahi urgensi peningkatan kapasitas SDM dan kelengkapan fasilitas penunjang di setiap FKTP.

Manajemen RSUD dr. Rasidin mendapatkan apresiasi atas sikap terbuka mereka dalam menguraikan segala permasalahan yang ada.

Evaluasi ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara BPJS Kesehatan dengan seluruh fasilitas medis di Kota Padang demi perbaikan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.