Bursa Saham

MDIY Bagikan Dividen Perdana Rp17,62 per Saham Besok, 10 Juli 2026

41
×

MDIY Bagikan Dividen Perdana Rp17,62 per Saham Besok, 10 Juli 2026

Sebarkan artikel ini

Nilai tersebut setara dengan Rp 17,62 per lembar saham. Jumlah pembagian dividen ini mencerminkan 40 persen dari total laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.

Jakarta – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), perusahaan pengelola jaringan ritel MR. DIY, dijadwalkan akan mendistribusikan dividen tunai perdana kepada para pemegang saham pada Jumat, 10 Juli 2026. Pembagian dividen ini mencatatkan total nilai sebesar Rp 443,85 miliar.

Nilai tersebut setara dengan Rp 17,62 per lembar saham. Jumlah pembagian dividen ini mencerminkan 40 persen dari total laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.

Pergerakan harga saham MDIY terpantau stabil pasca-tanggal cum date yang jatuh pada 22 Juni 2026. Saat cum date, saham MDIY berada di level Rp 850 per lembar, yang memberikan dividend yield sebesar 2,07 persen.

Berbeda dengan fenomena dividend trap yang sering memicu penurunan harga, saham MDIY justru mengalami penguatan sebesar 5,88 persen. Pada perdagangan awal pekan ini, harga saham ditutup di level Rp 900, dan pada Kamis (9/7) pukul 10:46 WIB, harga kembali naik ke posisi Rp 910.

Kenaikan harga ini menunjukkan bahwa investor tidak hanya berfokus pada dividen jangka pendek. Pasar dinilai masih memberikan apresiasi tinggi terhadap fundamental perusahaan yang didorong oleh ekspansi gerai yang agresif.

Pertumbuhan omzet dan kenaikan laba yang solid menjadi katalis utama kepercayaan investor. Analis menilai ruang bagi perseroan untuk mempertahankan kebijakan dividen di masa depan masih terbuka lebar.

Model bisnis MDIY yang menawarkan kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau dinilai sangat relevan bagi konsumen saat ini. Strategi ini menempatkan perusahaan dalam posisi defensif yang kuat di tengah kondisi daya beli masyarakat yang semakin selektif.

Kinerja keuangan perseroan pada kuartal pertama 2026 menunjukkan tren positif yang signifikan. Penjualan tercatat mencapai Rp 2,36 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,81 triliun.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak menjadi Rp 305,89 miliar. Angka ini naik tajam dari Rp 225,2 miliar pada kuartal pertama tahun lalu.

Peningkatan profitabilitas turut mengerek laba per saham menjadi Rp 12,14 dari sebelumnya Rp 8,94 per lembar saham. Ekspansi jaringan toko menjadi kunci utama keberhasilan perseroan dalam mencatatkan pertumbuhan tersebut.

Hingga akhir Maret 2026, MDIY telah mengoperasikan 1.278 gerai yang tersebar di 432 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Fokus ekspansi di kota lapis kedua dan ketiga menjadi strategi cerdas untuk menguasai pangsa pasar yang belum jenuh.

Disiplin dalam ekspansi serta proposisi nilai produk yang terjangkau menjadi keunggulan kompetitif MDIY. Selain itu, rasio utang yang relatif rendah memberikan fleksibilitas keuangan bagi perusahaan untuk terus bertumbuh.

Kondisi arus kas yang kuat memungkinkan MDIY mendanai kebutuhan operasional sekaligus menjaga daya saing harga. Dengan fondasi tersebut, perusahaan diproyeksikan mampu menghadapi persaingan ketat di industri ritel domestik.