EkonomiNews

Fadly Amran Dorong Akurasi Data Melalui Sensus Ekonomi 2026

40
×

Fadly Amran Dorong Akurasi Data Melalui Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
wako-fadly-amran-pimpin-apel-siaga-sensus-ekonomi-2026
Wako Fadly Amran Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

PADANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang resmi memulai rangkaian Sensus Ekonomi (SE) 2026. Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin langsung Apel Siaga yang digelar pada Rabu (17/6/2026) sebagai tanda dimulainya pendataan lapangan.

Fadly menekankan bahwa data ekonomi yang akurat menjadi fondasi mutlak bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, setengah dari keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang menjadi acuan perencanaan strategis.

“Perencanaan yang matang menyumbang 50 persen keberhasilan, di mana data adalah komponen terbesarnya. Sensus ini sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Fadly saat memberikan arahan kepada peserta apel.

Hasil sensus ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam berbagai kebijakan strategis. Mulai dari penyaluran stimulus, penataan perizinan, hingga pengembangan sektor UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah.

Dalam kesempatan itu, Fadly meminta seluruh petugas lapangan bekerja dengan penuh ketelitian dan profesionalisme. Ia mengapresiasi dedikasi para petugas yang menjadi ujung tombak dalam mengumpulkan data di seluruh wilayah Kota Padang.

Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, mengungkapkan bahwa pendataan akan berlangsung selama lebih dari dua bulan, terhitung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 608 petugas mitra telah dikerahkan ke lapangan, dengan dukungan 42 personel internal BPS.

Dessi mengimbau masyarakat untuk kooperatif saat petugas mendatangi lokasi usaha mereka. Pihaknya mengusung slogan “TIR” yaitu Terima petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia data terjamin.

Cakupan sensus ini sangat luas, mulai dari usaha rumahan hingga bisnis berbasis digital. Petugas akan mendata berbagai indikator penting seperti jenis usaha, omzet, output produksi, hingga jumlah tenaga kerja.

Apel siaga tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Padang, termasuk Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo. Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan OPD, camat, serta tim petugas sensus dari 11 kecamatan di Kota Padang.