Tutup
Regulasi

IHSG Menguat Tipis, Saham SCMA, ASII, INCO Jadi Top Gainers

198
×

IHSG Menguat Tipis, Saham SCMA, ASII, INCO Jadi Top Gainers

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang fluktuatif pada sesi pertama perdagangan hari Rabu (24/12/2025) menjelang libur Natal. Meski demikian, IHSG berhasil ditutup dengan penguatan tipis.

Berdasarkan data RTI, IHSG naik tipis 0,03% atau 2,71 poin ke level 8.587,49.

Sepanjang sesi pagi, tercatat 289 saham mengalami kenaikan, 343 saham melemah, dan 170 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 19 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,9 triliun.

Pergerakan IHSG ditopang oleh tujuh indeks sektoral yang berada di zona hijau. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 1,40%, diikuti oleh sektor properti sebesar 0,70%, dan sektor industri yang menguat 0,41%.

Beberapa saham yang menjadi *top gainers* dalam indeks LQ45 antara lain:

* PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 3,64% ke Rp 342.
* PT Astra International Tbk (ASII) menguat 2,69% ke Rp 6.675.
* PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 2,20% ke Rp 5.100.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi *top losers* dalam indeks LQ45 adalah:

* PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 2,44% ke Rp 3.200.
* PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 1,12% ke Rp 2.660.
* PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 1,05% ke Rp 376.

Di sisi lain, pasar saham Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Beberapa bursa saham di kawasan ini dijadwalkan tutup lebih awal menjelang libur Natal.

Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 0,14%, sementara indeks Topix bergerak mendatar. Pemerintah Jepang berencana menerbitkan obligasi pemerintah baru senilai sekitar 29,6 triliun yen untuk membiayai anggaran fiskal 2026.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 30 tahun naik lebih dari 2 basis poin ke rekor tertinggi di level 3,454%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,2%, sementara indeks Kosdaq turun 0,2%.

Nilai tukar won Korea Selatan menguat lebih dari 1% ke level 1.462,3 per dolar AS.

Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat tipis 0,1%, sementara indeks CSI 300 China daratan bergerak datar.

Sebaliknya, pasar saham Australia melemah, dengan indeks S&P/ASX 200 turun 0,33%.

Bursa Hong Kong dan Australia diperkirakan akan menutup perdagangan lebih awal hari ini seiring libur Natal.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tinggi pada Sabtu (10/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (10/1/226), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.602.000. Harga emas Antam itu melejit Rp 25.000 jika dibandingkan dengan harga pada Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 2.577.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp…