Tutup
RegulasiTeknologi

Kominfo Minta Meta Klarifikasi, Investigasi Data Pengguna Berlanjut

315
×

Kominfo Minta Meta Klarifikasi, Investigasi Data Pengguna Berlanjut

Sebarkan artikel ini
meta-menghadap-alexander-sabar,-beri-penjelasan-soal-kebocoran-data-instagram
Meta Menghadap Alexander Sabar, Beri Penjelasan soal Kebocoran Data Instagram

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) meminta klarifikasi resmi dari Meta, perusahaan induk Instagram, terkait dugaan kebocoran data pengguna.

Permintaan ini menyusul informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi di platform Instagram.

Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kominfo, Alexander Sabar, mengungkapkan Meta telah memberikan klarifikasi terkait isu ini.

Menurut Meta, proses reset kata sandi adalah mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram.

“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh pihak mana pun selain pemilik akun,” tegas Alexander, Jumat (16/1/2026).

Kominfo juga menyatakan hingga saat ini belum ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal.

meski demikian, pendalaman informasi masih terus berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi lanjutan.

Instagram menyatakan masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait dugaan kebocoran data yang dikaitkan dengan laporan pihak ketiga.

Alexander Sabar menegaskan pemanggilan dan klarifikasi terhadap penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) merupakan kewenangan Kominfo sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.

“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” ujarnya.

Kominfo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta terus meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan akun digital masing-masing.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan keamanan sistem elektronik serta perlindungan data pribadi masyarakat,” pungkasnya.

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI, Hery Gunardi, angkat bicara terkait pelemahan saham BBRI di Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan Kamis (30/4/2026), saham BBRI tercatat turun 1,30 persen. Hery menegaskan, kondisi tersebut tak mencerminkan fundamental perusahaan. Ia memastikan kinerja bisnis BRI…