Tutup
Teknologi

Jaksa Agung Texas Gugat Meta Terkait Privasi Pesan WhatsApp

166
×

Jaksa Agung Texas Gugat Meta Terkait Privasi Pesan WhatsApp

Sebarkan artikel ini
jaksa-agung-menggugat,-meta-berani-melawan
Jaksa Agung Menggugat, Meta Berani Melawan

Texas – Meta kini menghadapi gugatan hukum bersejarah dari Jaksa Agung Negara Bagian Texas, Ken Paxton. Langkah hukum ini ditempuh lantaran perusahaan tersebut diduga telah menyesatkan konsumen terkait standar privasi di aplikasi WhatsApp.

Pusat gugatan ini terletak pada klaim enkripsi ujung-ke-ujung atau end-to-end encryption yang selama ini diagungkan pihak perusahaan. Kejaksaan menilai, promosi tersebut merupakan bentuk penipuan terhadap jutaan pengguna yang menganggap percakapan mereka sepenuhnya aman dan tertutup.

Dalam situs resminya, WhatsApp sempat menjamin bahwa tidak ada pihak lain, termasuk perusahaan itu sendiri, yang bisa membaca atau mendengar isi pesan pengguna. Namun, jaksa mengklaim telah mengantongi bukti dari laporan media dan keterangan informan yang menunjukkan bahwa janji privasi tersebut tidak akurat.

Menanggapi tuduhan tersebut, Juru Bicara Meta, Andy Stone, menyatakan bahwa pihaknya siap menempuh jalur hukum. Ia menegaskan, WhatsApp sama sekali tidak memiliki akses terhadap komunikasi terenkripsi milik pengguna dan menyebut segala klaim sebaliknya sebagai hal yang keliru.

Persoalan ini menambah panjang daftar tekanan hukum yang menimpa Meta terkait layanan pesan instan mereka. Sebelumnya, gugatan class-action juga telah dilayangkan di Pengadilan Distrik AS oleh pihak-pihak yang menuduh Meta melakukan penyimpanan dan analisis terhadap komunikasi privat pengguna.