Jakarta – Banyak perusahaan melakukan kesalahan fatal saat instalasi jaringan kantor. Padahal, jaringan yang stabil dan aman adalah fondasi penting bagi bisnis modern.
Direktur PT Nusa Network Prakarsa,Edward,menyebut masalah jaringan seringkali bukan soal harga perangkat. Melainkan, perencanaan yang buruk.
“Instalasi jaringan tidak boleh asal-asalan,” tegas Edward, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, perlu perhitungan kapasitas, desain topologi, dan perencanaan keamanan yang matang.
Berikut dua kesalahan umum dalam instalasi jaringan kantor yang perlu dihindari:
1. Salah Spesifikasi Perangkat Jaringan
Banyak perusahaan menggunakan perangkat yang tidak sesuai kebutuhan. Router kelas rumahan (SOHO) sering dipakai di kantor dengan puluhan hingga ratusan pengguna.
Akibatnya, koneksi tidak stabil, terjadi bottleneck saat traffic tinggi, dan performa jaringan menurun drastis. Penggunaan switch unmanaged tanpa perencanaan kapasitas juga menghambat pengembangan jaringan.
“Pemilihan perangkat harus mempertimbangkan jumlah user, kebutuhan bandwidth, keamanan, dan rencana ekspansi bisnis,” jelas Edward.
2. Tidak menggunakan Rack Server yang Proper
Perangkat jaringan seperti switch, router, dan firewall sering diletakkan di meja atau ruang terbuka tanpa sistem manajemen kabel yang baik.
Padahal, rack server yang sesuai standar membantu menjaga sirkulasi udara. Selain itu, melindungi perangkat dari risiko fisik, serta memudahkan perawatan dan troubleshooting.
Tanpa rack yang memadai, risiko overheat meningkat dan kabel menjadi berantakan.Hal ini dapat memperpendek umur perangkat jaringan.







