Tutup
News

Maigus Nasir Dorong Aisyiyah Perkuat Iman Pascaramadan

74
×

Maigus Nasir Dorong Aisyiyah Perkuat Iman Pascaramadan

Sebarkan artikel ini
wawako-maigus-nasir-beri-tausyiah-dalam-halal-bihalal-aisyiyah-pauh-ix
Wawako Maigus Nasir Beri Tausyiah dalam Halal Bihalal Aisyiyah Pauh IX

Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memberikan tausiah pada kegiatan Halal bihalal Idul Fitri 1447 H yang digelar Aisyiyah Pauh IX di Masjid Raya Kebenaran, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Jumat (17/4/2026). Kegiatan itu dihadiri pengurus dan ratusan anggota Aisyiyah, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Padang.

Dalam tausiahnya, Maigus menegaskan keberhasilan ibadah puasa tidak hanya diukur selama Ramadan, tetapi tercermin dari perilaku setelahnya. Ia mengingatkan, tidak sedikit orang yang berpuasa, namun hanya mendapat lapar dan dahaga.

“Ukuran keberhasilan puasa adalah sejauh mana kedekatan dan ketaatan kita kepada Allah SWT setelah Ramadan berlalu. Jika kita tetap menjaga salat di awal waktu dan semakin disiplin beribadah, itu menjadi tanda puasa kita berhasil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Ciri-ciri orang bertakwa antara lain gemar bersedekah, baik dalam kondisi lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, serta mudah memaafkan kesalahan orang lain.

“Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan tingkatkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.

Di akhir tausiah, Maigus mengajak seluruh jamaah menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan karena manusia tidak mengetahui kapan ajal akan tiba.

“Mudah-mudahan Ramadan yang lalu telah membersihkan kita dari segala dosa, dan semoga kita dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang,” tutupnya.Pada kesempatan itu, ia juga mengajak Aisyiyah mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, Smart Surau, yang bertujuan membentuk generasi muda yang kuat secara spiritual dan berkarakter.

“Berbagai tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang menjadi perhatian serius, sehingga diperlukan penguatan iman generasi muda sebagai benteng utama. Melalui penguatan nilai-nilai agama, kita berharap generasi muda Kota Padang dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” pungkasnya.