EnergiPerbankanTeknologi

Pertamina Operasikan Kapal Robot Pembersih Sampah di Perairan Bali

160
×

Pertamina Operasikan Kapal Robot Pembersih Sampah di Perairan Bali

Sebarkan artikel ini
komut-pertamina-luncurkan-kapal-pintar-pembersih-sampah-laut-di-bali
Komut Pertamina Luncurkan Kapal Pintar Pembersih Sampah Laut di Bali

Badung – PT Pertamina (Persero) meluncurkan Autonomous Trash Skimmer di Pantai Sekeh, Badung, Bali, pada Rabu (10/6). Kapal pembersih sampah otomatis hasil kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini dihadirkan sebagai solusi atas kian meresahnya tumpukan limbah di perairan.

Peluncuran teknologi ini dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Program ini merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem laut melalui integrasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Iriawan menegaskan bahwa sampah di perairan tidak hanya merusak estetika yang menjadi motor penggerak ekonomi wisata Bali, tetapi juga mengancam kesejahteraan nelayan. “Wisatawan datang ke Bali karena daya tarik pantai. Jika penuh sampah, maka daya tarik itu berubah menjadi jijik,” tegasnya.

Selain masalah pariwisata, sampah laut juga berpotensi mengganggu operasional industri energi. Limbah yang menumpuk bisa menyumbat sistem pendingin mesin kapal hingga mengganggu baling-baling, yang pada akhirnya dapat menghambat distribusi energi.

Kapal sepanjang 8 meter ini dibekali teknologi canggih berupa kecerdasan buatan (AI), sistem navigasi otonom, dan energi hybrid bertenaga surya. Robot air ini mampu beroperasi secara mandiri maupun manual dengan memanfaatkan sensor ultrasonik dan kamera GPS untuk mendeteksi sampah.

Sebagai langkah awal, Pertamina menjadikan kawasan The Patra Bali Resort & Villas sebagai lokasi uji coba. Lokasi ini dipilih karena strategis dalam melindungi sektor pariwisata sekaligus mengamankan infrastruktur energi vital di Pulau Dewata.

Pertamina menargetkan pengurangan sampah pesisir hingga 1 ton per tahun di area sekitar The Patra Bali Resort & Villas dan AFT Ngurah Rai. Sementara itu, untuk wilayah operasional TBBM Kotabaru di Kalimantan, kapal ini diproyeksikan mampu menangani hingga 20 ton sampah per tahun.

Ke depan, perusahaan berencana memperluas penggunaan teknologi ini ke seluruh wilayah operasi pesisir di Indonesia. Beberapa titik yang menjadi target selanjutnya mencakup Integrated Terminal Cilacap, Balongan, serta Fuel Terminal Labuan Bajo dan Ternate.

Perbankan

Jakarta, IDN Times – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencermati keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, keputusan BI tersebut merupakan langkah strategis untuk mere…