Tutup
EkonomiNewsPolitik

Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras Capai 5,3 Juta Ton

74
×

Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras Capai 5,3 Juta Ton

Sebarkan artikel ini
mensesneg-sebut-cadangan-beras-ri-tembus-5,3-juta-ton:-pangan-aman,-harga-terjangkau
Mensesneg Sebut Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton: Pangan Aman, Harga Terjangkau

Jakarta – Pemerintah menegaskan ketahanan pangan tetap menjadi agenda utama, seiring langkah Presiden Prabowo Subianto yang memimpin langsung groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan meresmikan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan rangkaian kegiatan itu tak sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi memperkuat kemandirian pangan nasional. Pemerintah, kata dia, kini memperluas fokus setelah swasembada beras berhasil dicapai pada 2025.

“Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat, pangan kita mandiri setelah kita berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu atas kerja keras Pak Mentan beserta dengan seluruh jajaran. Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya,” ujar Prasetyo, Minggu, 17 Mei 2026.

ia menilai capaian itu lahir dari kerja kolektif, bukan semata hasil kebijakan pemerintah pusat. Prasetyo memberi apresiasi kepada para petani di berbagai daerah yang disebutnya menjadi tulang punggung keberhasilan swasembada pangan.

“Tentunya kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan,” katanya.

Prasetyo juga memaparkan kondisi cadangan pangan nasional yang menurutnya berada dalam posisi aman. Ia menyebut stok beras pemerintah di gudang Bulog sudah mencapai 5,3 juta ton.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ucapnya.

dukungan terhadap sektor pertanian juga datang dari sisi input produksi. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pasokan pupuk nasional saat ini sangat mencukupi, bahkan Indonesia sudah mulai mengekspor ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali. Ini kehebatan Bapak Presiden Republik Indonesia gagasan besar beliau kita laksanakan dengan baik,” kata Amran.