Tutup
NewsTransportasi

Sumbar Luncurkan SAMSAT Kiosk Percepat Pajak Kendaraan

96
×

Sumbar Luncurkan SAMSAT Kiosk Percepat Pajak Kendaraan

Sebarkan artikel ini
soft-opening-samsat-kiosk-jadi-tonggak-transformasi-digital-pelayanan-pajak-di-sumbar
Soft Opening SAMSAT KIOSK Jadi Tonggak Transformasi Digital Pelayanan Pajak di Sumbar

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai mengandalkan SAMSAT Kiosk sebagai wajah baru pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang lebih praktis dan modern. Perangkat ini diluncurkan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, minggu (10/5/2026), bersamaan dengan Gebyar Apresiasi Emas 2026 yang disiapkan untuk memberi penghargaan kepada wajib pajak patuh.

Gubernur sumbar Mahyeldi menegaskan inovasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut kehadiran kiosk digital itu sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah mempercepat transformasi layanan publik, khususnya di sektor pendapatan daerah.

“Ini bukan seremoni biasa. Ini bukti nyata komitmen kita untuk melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik,khususnya di sektor pendapatan daerah,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, masyarakat kini menginginkan layanan yang cepat, sederhana, dan serba digital.Karena itu,pemerintah daerah harus menyesuaikan diri dengan sistem yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Melalui SAMSAT Kiosk, wajib pajak dapat membayar pajak kendaraan secara mandiri tanpa harus menghadapi antrean panjang di kantor SAMSAT. Pemerintah provinsi juga menyiapkan penempatan unit layanan itu di titik-titik strategis agar akses masyarakat semakin luas.

Mahyeldi menekankan bahwa pajak kendaraan bermotor tetap menjadi salah satu penopang penting pembangunan Sumbar. Ia mengatakan, penerimaan dari pajak masyarakat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan daerah.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah nafas pembangunan daerah. Dari pajak itulah kita membangun jalan,jembatan,sekolah,hingga meningkatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Di sisi lain, Gebyar Apresiasi Emas 2026 dihadirkan untuk mendorong kesadaran masyarakat agar membayar pajak tepat waktu. Program hadiah emas itu, menurut Mahyeldi, hanya stimulus kecil, sedangkan nilai utamanya terletak pada kemitraan pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

“Hadiah emas ini hanya stimulus kecil. Makna sesungguhnya adalah kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Sumatera Barat,” ucapnya.ia juga meminta jajaran SAMSAT dan tim teknis menjaga kualitas layanan agar tetap responsif, humanis, dan berintegritas.Kepada masyarakat, Mahyeldi mengajak memanfaatkan fasilitas baru itu untuk membayar pajak tepat waktu demi mewujudkan Sumatera Barat Madani yang unggul dan berkelanjutan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumbar Al Amin menyampaikan, tahap awal pemerintah provinsi menyiapkan sembilan unit SAMSAT Kiosk. Seluruh perangkat itu akan ditempatkan di pusat-pusat keramaian di kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Menurut dia, kehadiran kiosk digital akan membuat proses pembayaran pajak kendaraan bermotor jauh lebih efisien dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada layanan konvensional.Peluncuran tersebut turut dihadiri Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, Dirlantas Polda Sumbar, perwakilan Bank Nagari, dan kepala Jasa Raharja Sumatera Barat.