Solok – Anggota komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meresmikan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) taratak Gundi–Alahan Panjang di kabupaten Solok.
Jalan yang telah selesai dibangun ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga setempat.
Zigo Rolanda menjelaskan bahwa keberhasilan proyek ini berkat peran aktif DPR RI, khususnya Komisi V, dalam mengawal program IJD.
“Program inpres jalan Daerah ini bukan hal baru. Prosesnya dibahas melalui Kementerian PUPR dan DPR RI, khususnya Komisi V sebagai komisi teknis,” ujarnya.
Kabupaten Solok menerima alokasi anggaran yang cukup besar untuk program ini.
Pada tahap awal, Kabupaten Solok menerima anggaran Rp8 miliar, kemudian tahap kedua mencapai Rp12 miliar, dengan nilai kontrak terealisasi sekitar Rp11 miliar.
“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan Inpres jalan ini sudah selesai dan manfaatnya sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Zigo.
Selain jalan, Kabupaten Solok juga mendapatkan program Inpres Irigasi di tujuh lokasi. Seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu.
Zigo juga menyoroti pembangunan jalan Air Dingin senilai Rp220 miliar yang tengah berjalan, serta pembangunan dua jembatan dengan total anggaran sekitar Rp293 miliar.
Penerangan jalan nasional di kawasan Danau Kembar dan Alahan panjang juga menjadi perhatian Zigo untuk mendukung sektor pariwisata.
Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, menegaskan bahwa program inpres ini telah melalui pembahasan lintas kementerian.
Wakil Bupati Solok, H. Chandra,mengapresiasi peran Zigo rolanda dalam mengawal pembangunan infrastruktur di daerahnya.”Kami berterima kasih kepada Pak Zigo Rolanda dan jajaran Balai Jalan. Pada tahun 2025, Kabupaten Solok mendapatkan dua program Inpres Jalan Daerah dengan total anggaran sekitar Rp22 miliar,” ungkapnya.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah, mengembangkan pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok.







