Tutup
News

Jadi Pemasok Program MBG, Supplier Ikan Ini Berhasil Kembangkan Usaha Berkat Pinjaman BRI

287
×

Jadi Pemasok Program MBG, Supplier Ikan Ini Berhasil Kembangkan Usaha Berkat Pinjaman BRI

Sebarkan artikel ini
jadi-pemasok-program-mbg,-supplier-ikan-ini-berhasil-kembangkan-usaha-berkat-pinjaman-bri
Jadi Pemasok Program MBG, Supplier Ikan Ini Berhasil Kembangkan Usaha Berkat Pinjaman BRI

Kayu Agung – Program Makanan bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah,terbukti memberikan angin segar bagi pelaku Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah (UMKM). BRI, sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, turut serta menyokong program ini melalui penyediaan akses pembiayaan.

Engga, seorang pemasok ikan di Pasar Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menjadi salah satu UMKM yang merasakan dampak positif dari MBG. Ia mengungkapkan, peningkatan penjualan terjadi setelah dua pelanggan kateringnya menjadi pemasok program MBG.Engga menceritakan,dirinya memulai usaha sebagai pemasok ikan sejak 2015. Awalnya, jumlah pelanggannya terbatas, namun usahanya terus berkembang seiring berjalannya waktu. “Penjualan ikan saya cukup baik, rata-rata lebih dari 700 kilogram setiap harinya,” ujarnya. Ia menjelaskan, jumlah tersebut khusus untuk ikan patin, karena jenis ikan ini paling banyak dicari di wilayahnya.Selain patin,ikan nila juga cukup diminati.

Dengan adanya program MBG, Engga mengaku omzet penjualannya semakin meningkat. “Untuk MBG ini, saya memang sudah memiliki pelanggan katering yang sering mengambil barang dari saya sebelum program ini berjalan,” ungkapnya.ia menambahkan, dua katering pelanggannya kini menjadi vendor MBG dan menjadi pelanggan tetap di tempatnya. “Dengan adanya program MBG ini, penjualan saya bertambah, karena pesanan mereka untuk stok barang bisa mencapai 100 kg,” imbuhnya.

Engga menuturkan, merintis usaha dari nol sebagai pemasok ikan memiliki suka duka tersendiri. Awalnya, ia bekerja seorang diri, namun kini dibantu oleh dua orang pegawai seiring dengan perkembangan usahanya.

Tantangan utama yang sering dihadapi engga adalah masalah modal. “Selama menjadi pemasok ikan,tantangan yang paling saya rasakan adalah terkait keuangan atau modal,” katanya. Ia menjelaskan,para pedagang di pasar seperti dirinya seringkali harus berutang terlebih dahulu untuk mendapatkan stok ikan,yang kemudian dibayar dalam dua atau tiga hari.

Kesulitan modal ini akhirnya teratasi setelah Engga memperoleh informasi mengenai pinjaman Kredit usaha Rakyat (KUR) BRI. Ia telah menerima bantuan pinjaman dari BRI sebanyak dua kali, yang pertama diperoleh sekitar tahun 2021 hingga 2022.

Engga bercerita,awalnya ada petugas BRI yang sedang melakukan survei ke rumah tetangganya,kemudian ia juga mendapat tawaran serupa. Saat itu, ia tertarik karena sedang membutuhkan tambahan modal usaha. Menurutnya, proses pengajuan pinjaman cukup mudah dan suku bunganya masih tergolong wajar, sehingga ia merasa yakin untuk mengambil pinjaman tersebut guna memperkuat modal usahanya.

“Persyaratan dari BRI tidak sulit, asalkan usaha yang dijalankan memang jelas dan aktif,” kata Engga.Setelah melunasi pinjaman pertamanya, ia kembali mengajukan pinjaman untuk menambah modal usaha.

Ia mengaku,seluruh pinjaman dari BRI digunakan untuk mengembangkan usaha,seperti menambah unit dan barang dagangan. dengan stok ikan yang semakin banyak, penjualannya pun meningkat, sehingga dapat mendukung program MBG yang digagas oleh pemerintah.

“saya sangat senang dengan adanya program pemerintah MBG ini, karena memang membawa manfaat dan meningkatkan penjualan saya,” ujar engga. Ia berharap program ini dapat semakin ditingkatkan agar memberikan manfaat yang lebih besar lagi.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya menjelaskan, dukungan BRI berupa akses pembiayaan kepada pelaku UMKM pada program MBG ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan dampak sosial yang luas, mulai dari peningkatan gizi masyarakat hingga pemberdayaan ekonomi lokal.”BRI pun terus berperan aktif dan memastikan para pengusaha UMKM yang terlibat dalam program MBG ini dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan,” pungkas Akhmad.