Tutup
News

* AI Ancam Pekerjaan Entry Level: Bersiap Hadapi Perubahan Pasar Kerja!

281
×

* AI Ancam Pekerjaan Entry Level: Bersiap Hadapi Perubahan Pasar Kerja!

Sebarkan artikel ini
10-pekerjaan-entry-level-yang-diprediksi-bakal-digantikan-ai-pada-2030
10 Pekerjaan Entry Level yang Diprediksi Bakal Digantikan AI pada 2030

Jakarta – Gelombang disrupsi teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin nyata, mengancam eksistensi sejumlah pekerjaan entry level. Lulusan baru yang akan memasuki dunia kerja dihadapkan pada tantangan besar untuk beradaptasi dengan perubahan ini.Kekhawatiran ini muncul seiring dengan laporan yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggantian peran manusia oleh AI. firma Outplacement Challenger, Gray, and Christmas melaporkan pada Selasa (5/8/2025), lebih dari 27.000 pekerjaan telah hilang sejak 2023 akibat implementasi AI. CBS News juga mencatat, pada Juli 2025 saja, sektor swasta kehilangan lebih dari 10.000 pekerjaan akibat adopsi teknologi generatif AI.

CEO anthropic, Dario Amodei, dalam wawancaranya dengan CNBC memperkirakan bahwa separuh pekerjaan pemula di sektor white-collar berpotensi lenyap dalam lima tahun mendatang. “Dampak AI akan sangat terasa di pekerjaan administratif dan rutin,” ujarnya. Prediksi ini selaras dengan laporan Goldman Sachs yang memperkirakan 300 juta pekerjaan di seluruh dunia berisiko terdampak otomatisasi AI.

Berikut adalah daftar 10 pekerjaan entry level yang diprediksi paling rentan tergantikan oleh AI pada tahun 2030:

  1. Data Entry Clerk: AI memiliki efisiensi tinggi dalam mengelola dan memasukkan data tanpa kesalahan.
  2. Telemarketer: AI dengan voice bot dan natural language processing mampu menjalankan tugas promosi secara efektif.
  3. Customer service Dasar: Chatbot dapat memberikan layanan pelanggan umum secara instan selama 24 jam penuh.
  4. Kasir Ritel: Konsep toko tanpa kasir seperti Amazon Go menjadi contoh nyata penggantian peran kasir oleh teknologi.
  5. Asisten Hukum Pemula (Paralegal): AI legal tools seperti Harvey AI mampu menyusun kontrak dan dokumen hukum standar.
  6. Akuntan Junior/Bookkeeper: Aplikasi seperti QuickBooks dan xero telah mengotomatisasi banyak tugas pembukuan dasar.
  7. Proofreader dan Translator Level Dasar: AI grammar checker dan translator menghasilkan output yang hampir setara dengan manusia.
  8. Technical Support Level 1: Masalah teknis sederhana dapat diatasi oleh AI bot tanpa perlu eskalasi ke staf.
  9. Content Writer Rutin: AI seperti ChatGPT dan Jasper mampu menghasilkan artikel umum dan laporan berkala.
  10. Junior Programmer: Copilot dari GitHub dan ChatGPT-4 dapat membantu coding otomatis untuk proyek sederhana.

Di tengah ancaman AI terhadap lapangan kerja, peluang baru tetap terbuka bagi mereka yang mampu beradaptasi. Keterampilan seperti kreativitas, analisis strategis, komunikasi interpersonal, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru akan menjadi kunci sukses di era digital. Program reskilling dan upskilling menjadi krusial bagi generasi muda agar tetap relevan dan kompetitif di pasar kerja di masa depan.