Tutup
Jasa KeuanganNewsPerbankanRegulasi

Kerjasama Pemprov Sumbar-Bank Mandiri Bisa Jatuhkan Bank Nagari

840
×

Kerjasama Pemprov Sumbar-Bank Mandiri Bisa Jatuhkan Bank Nagari

Sebarkan artikel ini
Foto: banknagari

Padang – Anggota Komisi III DPRD Sumatera Barat Hidayat menyayangkan adanya wacana Pemprov Sumbar untuk bekerjasama dengan Bank Mandiri terkait pengelolaan kas daerah.

Dia menilai, wacana itu bakal mengamputasi Bank Nagari yang selama ini mengelola kas daerah tersebut.

Tanggapan ini muncul terkait beredarnya Surat Undangan Sekdaprov Nomor 120/440/Pem.Otda-2022 tentang Pembahasan Perjanjian Kerjasama antara Pemprov Sumbar dengan PT Bank Mandiri Area Padang tentang Pengelolaan Kas Daerah pada Kamis (4/8) besok.

“Selaku anggota DPRD Sumbar, Saya bisa menyatakan bahwa bila benar rapat tersebut untuk percepatan kerjasama antara Pemprov dan Bank Mandiri untuk pengelolaan kas daerah Pemprov Sumbar yang (selama) ini dilakukan oleh Bank Nagari sungguh tak bisa diterima akal sehat,” kata Hidayat di Padang, Rabu (3/8).

Menurut Hidayat, pengalihan itu sama saja mengskreditkan Bank Nagari yang selama ini menyetorkan dividen ke kas daerah.

“Saya tidak mengerti maksud dan tujuan gubernur yang memiliki niat kerjasama pengelolaan kas daerah dengan Bank Mandiri. Itu mengkerdilkan Bank Nagari baik secara materil maupun moril. Apa kontribusi Bank Mandiri kepada Pemprov Sumbar. Berbeda dengan Bank Nagari, kontribusinya jelas memberikan setoran keuntungan terhadap pendapatan daerah dalam bentuk deviden, berbeda dengan Bank Mandiri sebagai BUMN jelas tidak ikut menyetorkan keuntungannya ke kas daerah,” sebut Hidayat.

Selama ini, menurutnya, transaksi keuangan daerah dilakukan dan dilayani oleh Bank Nagari. Apabila kerjasama tersebut dialihkan ke Bank Mandiri, baik secara seluruhnya maupun sebagian, diyakini akan berpotensi menghilangkan kepercayaan nasabah.

Dampaknya, bila diteruskan akan berpotensi membuat kinerja keuangan Bank Nagari menurun sehingga pendapatan daerah juga turun.

“Apakah itu yang diinginkan gubernur. Ingat ya, Bank Nagari itu sudah ada sebelum Gubernur Mahyeldi jadi Gubernur Sumbar yang baru menjabat dua tahun ini. Bank Nagari punya sejarah jatuh bangun yang panjang dari beberapa gubernur sebelumnya sehingga saat ini mampu membukukan aset lebih kurang Rp29 triliun,” katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Guberur Sumbar tidak melakukan hal tersebut, karena dinilai akan mendapatkan dampak besar bagi daerah, termasuk Bank Nagari itu sendiri.

“Ingat, dari sekian BUMD milik Pemprov Sumbar, hanya Bank Nagari yang sehat dan memberikan keuntungan bagi pendapatan daerah. Sedangkan BUMD yang merugi seperti PT Grafika, PT Balairung tak terlihat ada upaya Gubernur untuk mengurusnya menjadi sehat. Ingat, amanah sebagai Kepala Daerah adalah menjaga, merawat dan mengelola dengan baik atas aset-aset pemda yang diwariskan oleh para pemimpin daerah sebelumnya. Itu amanah konstitusi selain amanah moril yang mesti dilakukan bersama sama termasuk dengan DPRD Sumbar,” pungkas Hidayat.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…