Tutup
EkonomiInvestasiNews

IHSG Rebound, Sentimen Positif Global Mendorong Penguatan

206
×

IHSG Rebound, Sentimen Positif Global Mendorong Penguatan

Sebarkan artikel ini
ihsg-dibuka-menghijau-saat-bursa-asia-anjlok-imbas-ekskalasi-polemik-greenland
IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Anjlok Imbas Ekskalasi Polemik Greenland

Jakarta – Kabar baik datang dari pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (22/1/2026).

IHSG mencatatkan kenaikan 41 poin atau 0,46 persen, mencapai level 9.052 pada pembukaan perdagangan.

Analis PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi rebound hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya.

Namun,bursa Asia mayoritas terpantau melemah pada perdagangan Rabu kemarin.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,41 persen.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,37 persen, Shanghai Composite naik 0,08 persen, dan Kospi Korea Selatan menguat 0,49 persen.

Indeks ASX 200 Australia melemah 0,37 persen dan Taiex Taiwan turun 1,62 persen.

FTSE Straits Times turun 0,39 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,40 persen.

Sentimen pasar sempat terpengaruh pelemahan Wall Street akibat pernyataan Presiden AS saat itu, Donald Trump, terkait Greenland.

Trump mengancam tarif baru bagi negara-negara yang menolak pengalihan wilayah Denmark tersebut ke AS.

Trump sempat mewacanakan ekspor dari delapan negara Eropa akan menghadapi tarif 10 persen mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25 persen pada 1 Juni 2026.

Dia juga mengancam tarif 200 persen pada anggur dan sampanye asal Prancis.

“Support IHSG berada di level 8.950-9.000 sementara resist IHSG di rentang 9.035-9.080,” kata Fanny.

Sebagai informasi, indeks Wall Street melonjak pada Rabu setelah Trump membatalkan rencana pengenaan tarif baru terhadap Eropa terkait sengketa Greenland.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,21 persen, S&P 500 menguat 1,16 persen, dan Nasdaq Composite naik 1,18 persen.

Penguatan terjadi setelah Trump menyatakan tercapai kerangka kesepakatan dengan Eropa terkait Greenland dan kawasan Arktik.

“Kami telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik. Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang sebelumnya direncanakan,” tulis Trump di truth Social.