Regulasi

RUPST Surya Pertiwi (SPTO) setujui bagi dividen Rp 189 miliar, ini jadwal & nilainya

82
×

RUPST Surya Pertiwi (SPTO) setujui bagi dividen Rp 189 miliar, ini jadwal & nilainya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp189 miliar atau 62,6% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (2/6/2026).

Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang 2,7 miliar saham perusahaan. Dengan demikian, setiap lembar saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp70,00. Nilai ini mencakup dividen interim sebesar Rp35,00 yang telah dibayarkan pada Desember 2025, serta sisa dividen tunai sebesar Rp35,00 per saham yang akan segera disalurkan.

Sepanjang tahun 2025, SPTO membukukan pendapatan sebesar Rp2,77 triliun. Angka ini turun 4,7% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,91 triliun akibat melemahnya permintaan di segmen ritel.

Berdasarkan segmentasi pelanggan, penjualan kepada distributor dan dealer tercatat masing-masing turun 5,5% dan 10,0% secara tahunan (*year-on-year*). Namun, penjualan ke segmen proyek justru menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 3,7% *year-on-year*.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, laba bruto dan laba usaha perusahaan juga terkoreksi masing-masing sebesar 2,8% dan 5,3%. Pada akhirnya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp270,89 miliar, turun dari Rp287,25 miliar pada tahun sebelumnya.

Memasuki tahun 2026, perseroan berkomitmen untuk fokus pada efisiensi operasional, pengelolaan persediaan yang prudent, serta penguatan arus kas. Langkah ini diambil perusahaan guna menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Ke depan, SPTO berencana terus melakukan inovasi produk dan memperkuat strategi *branding*. Langkah ini dilakukan perusahaan untuk mempertahankan daya saing serta memperluas jangkauan basis pelanggan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6/026) setelah mencetak serangkaian rekor tertinggi baru dalam beberapa sesi terakhir. Meski demikian, optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi penopang sentimen pasar. Baca Juga: Wall Street Terus Catat Rekor, Investasi di Pasar Saham AS Bisa Jadi Opsi Alternatif Melansir Reuters pada pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi korporasi akan lebih selektif setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan, di pasar obligasi, kenaikan suku bunga kebijakan biasanya menekan harga obligasi lama dan mendorong yield naik. Bagi emiten, kondisi ini berarti biaya penerbitan baru menjadi lebih mahal. Emiten yang tidak memiliki…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Emiten poultry, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) mengumumkan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 115,99 miliar. Ini artinya setiap pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp 52 per saham. Dividen tersebut dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham peruusahaan sebanyak 2.230.497.500 saham. Saham MAIN hingga pukul 14.54 WIB pada Selasa (2/6/2026), turun 2,41% di…