News

Profil Lengkap Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

108
×

Profil Lengkap Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Nanik menggantikan posisi Dadan Hindayana, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala di lembaga yang sama.

Pergantian kepemimpinan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026). Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan Presiden tersebut diambil setelah melalui proses monitoring dan evaluasi intensif selama hampir 1,5 tahun.

Dalam perombakan ini, Presiden juga memberhentikan Dadan Hindayana serta dua Wakil Kepala Badan Gizi Nasional lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya. Prasetyo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras ketiganya selama masa jabatan mereka.

Untuk mengisi kekosongan posisi wakil, Presiden menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. “Kepada tiga pimpinan Badan Gizi yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal,” ujar Prasetyo.

Hingga berita ini diturunkan, Nanik S. Deyang belum memberikan tanggapan terkait penunjukan barunya tersebut saat dihubungi.

Profil Nanik S. Deyang

Nanik S. Deyang memiliki rekam jejak panjang di dunia media sebelum terjun ke pemerintahan. Perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini mengawali kariernya sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit (Kompas Gramedia) dan sempat memimpin Kelompok Media Peluang (KMP). Ia tercatat pernah menduduki posisi strategis, mulai dari Pemimpin Umum majalah *Femme*, Direktur Utama tabloid *Info Kecantikan*, hingga Komisaris di sejumlah media seperti *Info Kuliner*, *Peluang Usaha*, dan *The Politic*.

Di kancah politik, Nanik dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Prabowo Subianto. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 dan Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Karier pemerintahan Nanik semakin menanjak setelah ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada Oktober 2024. Tak berselang lama, tepatnya pada Juni 2025, ia juga dipercaya menduduki jabatan sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) berdasarkan keputusan Menteri BUMN.

Nama Nanik sempat menjadi sorotan publik pada tahun 2018 saat ia diperiksa sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet di Bandung.