Tutup
InvestasiNews

Ramadhan Tiba, Gaji Bergerak: Strategi Cerdas Atur Keuangan

152
×

Ramadhan Tiba, Gaji Bergerak: Strategi Cerdas Atur Keuangan

Sebarkan artikel ini
ramadhan-bikin-pengeluaran-naik,-ini-8-strategi-atur-gaji-supaya-dompet-tidak-jebol
Ramadhan Bikin Pengeluaran Naik, Ini 8 Strategi Atur Gaji Supaya Dompet Tidak Jebol

Jakarta – Bulan Ramadhan seringkali menjadi momen peningkatan pengeluaran bagi banyak keluarga. Kebutuhan sahur, berbuka, tradisi berbagi, hingga persiapan Lebaran menjadi faktor pemicunya.

Lantas, bagaimana cara mengatur keuangan agar tetap stabil selama bulan puasa? Tanpa perencanaan yang matang, gaji bulanan bisa ludes sebelum Hari Raya tiba.

Berikut lima tips jitu mengatur keuangan selama Ramadhan agar tetap stabil:

  1. Buat Anggaran Khusus Ramadhan:

Pisahkan anggaran ramadhan dari anggaran bulanan biasa.Identifikasi kebutuhan tambahan seperti bahan makanan, zakat, sedekah, dan dana mudik.

Alokasikan anggaran ke dalam beberapa kategori: kebutuhan pokok, ibadah dan sosial, persiapan Lebaran, serta tabungan. Pencatatan yang jelas akan membantu Anda memantau batas maksimal pengeluaran di tiap pos.

  1. Prioritaskan kebutuhan, Bukan Keinginan:

Diskon Ramadhan memang menggiurkan, namun penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Pastikan kebutuhan utama terpenuhi sebelum berbelanja barang tambahan.

prioritaskan bahan makanan, tagihan rutin, dan kewajiban ibadah. Strategi ini akan menjaga arus kas tetap sehat hingga akhir bulan.

  1. Terapkan Metode Pembagian Gaji:

Gunakan metode persentase dalam mengatur gaji. Misalnya, alokasikan 50% untuk kebutuhan pokok, 20% untuk tabungan dan dana darurat, 20% untuk persiapan Lebaran, dan 10% untuk zakat dan sedekah.

Persentase ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Pastikan ada porsi untuk tabungan agar tidak seluruh gaji habis untuk konsumsi.

  1. Siapkan Dana Lebaran Sejak Awal:

Jangan tunda persiapan Lebaran hingga mendekati Hari Raya. Kebutuhan seperti baju baru, hampers, dan biaya mudik bisa direncanakan sejak awal Ramadhan.

Sisihkan dana secara bertahap agar beban pengeluaran di akhir bulan tidak terlalu berat.

  1. Manfaatkan Promo Secara Bijak:

Promo dan diskon ramadhan bisa menjadi kesempatan untuk berhemat. Namun, jangan sampai kalap dan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.