Tutup
NewsPeristiwaRegulasi

Uji Labor, Dinas Pangan Pastikan Beras Sintetis di Bukittinggi Tidak Benar

1680
×

Uji Labor, Dinas Pangan Pastikan Beras Sintetis di Bukittinggi Tidak Benar

Sebarkan artikel ini

Padang – Beberapa hari terakhir, warga Bukittinggi, Sumatera Barat, dihebohkan dengan kabar mengenai beras berbahan plastik atau beras sintetis. Setelah melalui uji coba, beras tersebut menghasilkan hasil negatif untuk kandungan sintetis.

Kabar ini awalnya muncul dari seorang warga di Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi. Setelah mengonsumsi beras tersebut, warga mengalami gejala seperti pusing, mual, dan tenggorokan terasa panas.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Saiful Bahri, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan di kabupaten dan kota di Sumbar, segera mengambil tindakan untuk memastikan kebenaran kabar mengenai beras ini.

“Mengenai isu ini, kami menanggapinya secara ilmiah. Setelah uji coba di laboratorium Saraswanti Bogor, hasilnya menunjukkan bahwa beras tersebut tidak mengandung bahan sintetis. Hasil laboratorium ini diumumkan pada Sabtu, (14/10) kemarin,” kata Saiful Bahri pada Senin, (16/10/2023).

Selain itu, beras tersebut adalah beras lokal yang diperoleh dari pedagang di Kabupaten Pasaman. “Ini adalah beras asli dari petani di Kabupaten Pasaman,” tambahnya.

Dalam penelusuran lebih lanjut, jenis beras ini disebut sebagai beras sokan. Saiful Bahri menjelaskan bahwa beras sokan di Pasaman memiliki tekstur yang sedikit berbeda dari beras sokan yang umumnya ada di Bukittinggi.

Saiful Bahri juga menegaskan bahwa warga yang awalnya diduga sakit akibat mengonsumsi beras sintetis telah diobati, dan penyebab sakit mereka bukan karena beras yang mereka konsumsi.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…