Tutup
News

Bakpao Gandum RoyalKueID Perluas Pasar, Manfaatkan Platform Digital

191
×

Bakpao Gandum RoyalKueID Perluas Pasar, Manfaatkan Platform Digital

Sebarkan artikel ini
tumbuh-bersama-ekosistem-pemberdayaan-bri,-bakpao-gandum-royalkueid-jadi-pilihan-camilan-praktis
Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI, Bakpao Gandum RoyalKueID Jadi Pilihan Camilan Praktis

Jakarta Utara – Di tengah gempuran makanan instan, pelaku UMKM terus berinovasi. salah satunya adalah Bakpao Gandum RoyalKueID, kuliner asal Jakarta Utara yang menawarkan bakpao gandum sebagai alternatif sarapan atau camilan sehat.

Bakpao ini praktis dan mudah disiapkan, cocok untuk dinikmati seluruh keluarga, terutama anak-anak. Varian ayam jamur menjadi favorit pelanggan.

Yusnianti,Co-founder Bakpao Gandum RoyalKueID,mengungkapkan bahwa ide usaha ini berawal dari hal sederhana.

“Awalnya di 2023, kami produksi untuk konsumsi sendiri. Lalu, berani menawarkan ke kerabat dan teman di akhir 2023. Dulu hanya buka PO di kalangan sendiri, ternyata responsnya baik,” ujarnya.

Respons positif itu memicu keberanian Yusnianti untuk membuka outlet pertama di akhir 2024.

Kini, Bakpao Gandum RoyalKueID memasarkan produknya melalui berbagai kanal, mulai dari gerai offline, reseller, marketplace, social commerce, hingga B2B dan pameran.

Jangkauan pasarnya pun meluas, tidak hanya lokal, tetapi juga antar kota hingga antar pulau.

Untuk mendukung operasional, Bakpao Gandum RoyalKueID memanfaatkan QRIS BRI untuk mempermudah transaksi dengan reseller.

Yusnianti juga aktif meningkatkan kemampuan melalui platform LinkUMKM BRI.

“Sejak membuka outlet pertama di akhir 2024, saya sadar perlu menambah pengetahuan. Saya mendapat saran dari kerabat yang telah bergabung dengan linkumkm BRI. Dari situ saya mencari informasi melalui berbagai sumber, termasuk media sosial dan website,” ungkapnya.

BRI melalui linkumkm terus menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan bagi UMKM di seluruh Indonesia.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi hingga perluasan akses pasar.