Tutup
News

Maruarar Sirait Bangun 324 Hunian Sementara untuk Warga Senen

96
×

Maruarar Sirait Bangun 324 Hunian Sementara untuk Warga Senen

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembangunan 324 unit hunian sementara (huntara) di kawasan Senen, Jakarta, sebagai solusi penyediaan tempat tinggal yang layak, aman, dan tertata bagi warga. Proyek ini menjadi langkah transisi sebelum pemerintah melakukan penataan kawasan secara permanen.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi atas progres pembangunan yang dinilai melampaui ekspektasi. Ia menargetkan seluruh unit huntara tersebut rampung pada 15 Juni 2026.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak. Progres pembangunan oleh BUMN Karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero) sangat luar biasa dan cepat,” ujar Maruarar dalam keterangan resminya, Ahad, 19 April 2026.

Meski bersifat sementara, Maruarar memastikan hunian tersebut tetap memperhatikan aspek kenyamanan. Setiap unit akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Kawasan hunian juga akan ditunjang oleh fasilitas umum seperti tempat makan, dapur, kamar mandi, mushola, serta ruang terbuka hijau.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Kementerian PKP, Badan Pengelola BUMN, Danantara Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Maruarar menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan solusi perumahan rakyat yang cepat dan tepat sasaran.

Komitmen ini bermula dari kunjungan langsung Presiden Prabowo Subianto ke kawasan bantaran rel kereta api di Senen pada Maret 2026 lalu. Saat itu, Presiden berjanji akan segera membangun hunian yang lebih manusiawi bagi warga setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat setempat.

Sejalan dengan arahan tersebut, pihak BUMN Karya, termasuk PT PP (Persero) Tbk, menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung program strategis pemerintah. Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan urban yang lebih tertib dan tertata.

Direktur Utama Angkasa Pura, Muhammad Rizal Pahlevi, juga menegaskan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran huntara ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam melakukan penataan kawasan perkotaan yang lebih humanis.